Senin, 12 Oktober 2026
09:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Sungai Salween

Sungai Salween

salah satu sungai di dunia

Bagikan:
250px-Salawin_river_at_Mae_Sam_Laep.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sungai Salween di perbatasan Myanmar dan Thailand

Sungai Salween adalah sungai yang terpanjang di Myanmar.[1] Berhulu dari Plato Tibet, panjang Sungai Salween keseluruhan mencapai 2815 km. Di Yunnan, Republik Rakyat Tiongkok, sungai ini dinamakan Sungai Nujiang. Jalur aliran Sungai Salween terbagi antara Tiongkok, Myanmar dan Thailand.

Sumber air dan aliran

Sungai Salween bermata air di dataran tinggi sebelah timur Plato Tibet dan mengalir menuju selatan melalui lembah yang curam dan sempit dan kemudian melebar saat memasuki dataran beriklim tropis Asia Tenggara.[1] Hanya sedikit alirannya yang dimanfaatkan sebagai rute pelayaran. Karena mengalir keluar hampir bersamaan dari Tibet, Sungai Nujiang bersama dua sungai besar lain, Mekong dan Yangtze dijuluki Tiga Sungai Pararel.

Sungai Salween bermuara ke Laut Andaman di sebelah timur Myanmar.

Cekungan Salween merupakan yang terbesar kedua di Asia Tenggara.

Spesies flora dan fauna

Sungai Salween merupakan rumah bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan.[1] Terdapat 7000 spesies tanaman hidup di dalam maupun sekitar sungai. Jumlah fauna mencapai 80 jenis. Terdapat sekitar 143 jenis ikan yang hidup di dalam sungai ini, 47 jenis merupakan spesies endemik. Grup yang paling beragam adalah Cyprinidae. Jumlah spesies kura-kura sungai diperkirakan antara 10 sampai 15 jenis. Jumlah spesies amfibi 92 jenis.

Penduduk

Sekitar 6 juta jiwa di Tiongkok, Myanmar dan Thailand yang tinggal dekat Sungai Salween memanfaatkannya sebagai sumber mata pencaharian.[2] Di bagian hilir, di Prefektur Nujiang, Tiongkok, sebagian besar penduduknya adalah suku minoritas. Di antara perbatasan Thailand dan Myanmar, terdapat lebih dari 13 suku bangsa yang masih mempertahankan hidup secara tradisional.

Proyek Bendungan Sungai Salween

Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok merencanakan proyek membangun bendungan di aliran Sungai Salween yang mengalir di teritori negera itu.[3] Proyek membendung sungai ini diperkirakan akan merusak keanekaragaman hayati Tiongkok serta memindahkan 60.000 ribu jiwa etnis minoritas. Proyek ini membuat Komite Warisan Dunia UNESCO memperingatkan Tiongkok akan dampak yang akan ditimbulkannya. Proyek pembendungan sungai ini kemungkinan besar juga akan merugikan kehidupan rakyat yang tinggal di hulu, yakni rakyat Myanmar dan Thailand.

Link External

Reflist

  1. 1 2 3 Salween River Diarsipkan 2012-10-22 di Wayback Machine, panda. 2015-11-29
  2. ↑ Salween, Nujiang or Nu River Diarsipkan 2015-11-16 di Wayback Machine, panda. 2015-11-29
  3. ↑ Dam Plans Revived in China, internationalrivers. 2015-11-29


Ikon rintisan

Artikel bertopik sungai ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan