Minggu, 27 September 2026
13:32 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Sunday Courier

Sunday Courier adalah majalah mingguan yang terbit di Jakarta pada 1950-1955. Malajah ini didirikan oleh Siauw Giok Tjhan pada 1950 di bawah Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia. Sunday Courier merupakan majalah Tionghoa Peranakan yang terbilang sukses dan menjadi pesaing Star Weekly. Majalah ini berisikan berbagai macam hal, mulai dari hiburan, seni dan budaya hingga industri. Pada 1955, majalah ini ditutup karena kesibukan Siauw sebagai ketua Baperki dan tuduhan pemerintah yang menganggap majalah ini terlalu berkiblat pada Tiongkok. Selanjutnya, pada November 1955 majalah ini berganti nama menjadi Mingguan Sadar.[1][2]

Kebanyakan wartawan dari Sunday Courier juga bekerja untuk Harian Rakyat.[3]

Ideologi

Majalah ini bertujuan menyebarluaskan pandangan-pandangan politik yang mendorong warga Tionghoa untuk menerima Indonesia sebagai tanah airnya.[4] Selain itu, majalah ini juga merupakan salah satu media cetak yang berafiliasi dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat. Majalah Lekra terbit sebagai lampiran pada majalah ini.[5]

Catatan kaki

  1. ↑ Siauw Tiong Djin dan Oey Hay Djoen. 2000. Sumbangsih Siauw Giok Tjhan dan Baperki dalam Sejarah Indonesia. Hasta Mitra
  2. ↑ Seabad pers kebangsaan, 1907-2007. I:Boekoe. 2007. ISBN 978-979-1436-02-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  3. ↑ Siauw, Tiong-djin (1999). Siauw Giok Tjhan: riwayat perjuangan seorang patriot membangun nasion Indonesia dan masyarakat Bhineka Tunggal Ika. Hasta Mitra. ISBN 978-979-8659-09-6.
  4. ↑ Sinergi Indonesia. Lembaga Kajian Sinergi Indonesia. 2004.
  5. ↑ Hun, Koh Young (2020-02-24). Pramoedya Menggugat, Melacak Jejak Indonesia (cover baru 2020). Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-602-03-8291-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan