Sabtu, 26 September 2026
22:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Sultan Palembang

Sultan Palembang

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Sultan Palembang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Mei 2022)

Sultan Palembang adalah gelaran turun temurun bagi para penguasa Kesultanan Palembang Darussalam. Gelaran mula dipakai pada masa Sri Sultan Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayyidul Imam sebagai Sultan Pertama pada 1659. Saat ini pemegang gelar sudah terdapat 10 orang. . Meskipun saat ini Sultan Palembang tidak lagi memiliki peran politik, Sultan tampil sebagai simbol adat dan pemersatu Kesultanan Palembang Darussalam.

DAFTAR SULTAN PALEMBANG
No Periode Nama Penguasa Foto Keterangan
- 1455-1659 Masih berupa Kerajaan Palembang yang dipimpin oleh 11 raja+1 adipati
1 1659-1704 (Pendiri Kesultanan Palembang Darussalam)

Kyai Mas Endi, Pangeran Arya Kesuma Abdurrohim

Sultan Palembang Darussalam I (Pertama)

Sultan Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayidul Imam Bin Pangeran Sedo Ing Pesarean

2 1704-1709 Sultan Palembang Darussalam Ke-

-ua) Sultan Muhammad Mansyur Jayo ing Lago Bin Sultan Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayidul Imam

3 1714-1724 Sultan Palembang Darussalam Ke-III

Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno Bin Sultan Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayidul Imam

4 1724-1758 Sultan Palembang Darussalam Ke-IV

Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Bin Sultan Muhammad Mansyur Jayo ing Lago

5 1758-1776 Sultan Palembang Darussalam Ke-V

Sultan Susuhunan Ahmad Najamuddin Adi Kesumo Bin Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo

6 1776-1803 Sultan Palembang Darussalam Ke-VI

Sultan Muhammad Bahauddin bin Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kesumo

Angka Romawi dalam buatan Versi Belanda tapi yang ada dalam Sejarah dan Stambom Kesultanan Palembang Darussalam adalah Sultan Susuhunan Mahmud Badaruddin Bin Sultan Muhammad Baha'udhin(Sultan Susuhunan Mahmud Badaruddin dalam Versi Belanda disebut : SMB II )
7 1803-1821 Sultan Palembang Darussalam Ke-VII

Sultan Susuhunan Mahmud Badaruddin Bin Sultan Muhammad Bahauddin

(Versi manuskrib Belanda menyebut Sultan Mahmud Badaruddin II ,SMB II)

250px-Sultan_Mahmud_Badaruddin_II.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angka Romawi sebagai penanda saja karena ada nama yang sama, tidak mengubah nama, misal Sultan Mahmud Baaruddin I. Dalam kaidah Bahasa Indonesia angka romawi (I) tersebut dibaca ke dua atau ke -1.
8 1813-1817 Sultan Palembang Darussalam Ke-VIII

Sultan Susuhunan Husin Dhiauddin Bin Sultan Muhammad Bahauddin

(Versi Inggris/Belanda Menyebut : Sultan Ahmad Najamuddin II)

9 1819-1821 Sultan Palembang Darussalam Ke-IX

(Versi Inggris/Belanda menyebut

Sultan Ahmad Najamuddin Pangeran Ratu Bin Sultan Susuhunan Mahmud Badaruddin

10 1821-1823 Sultan Palembang Darussalam Ke-X

Sultan Ahmad Najamuddin Prabu Anom Bin Sultan Susuhunan Husin Dhiauddin

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan