Jumat, 30 Oktober 2026
13:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Sultan Ahmad Zainuddin

Bagikan:

Sultan Ahmad Zainuddin adalah sultan bayang yang ketiga dan terakhir dari Kesultanan Jambi selama periode 1866-1901.[1]: 30 

Kehidupan

Sultan Ahmad Zainuddin ini merupakan sultan bayang yang ketiga dan terakhir karena sesudah sultan ini mengundurkan diri, tidak terdapat kesepakatan di antara para pembesar untuk calon penggantinya yang akan diangkat oleh Belanda.[1]: 30 

Pada masa pemerintahan Sultan Ahmad Zainuddin ia mengangkat putra ketiga Sultan Taha yang bernama Raden Anom Kesumoyudo yang berumur empat tahun sebagai Pangeran Ratu, dan sebagai kuasa Pangeran Ratu diangkat Raden Abdurrachman putra Sultan Mahmud Mahiddin dan Pangeran Ario Jayakusumo diganti dengan Pangeran Marto Jayakusumo putra Sultan Abdurrahman Nazaruddin.[1]: 30 

Di lain pihak yakni dari sudut administrasi pemerintahan Belanda, bahwa Gewest Jambi baru dibentuk pada tahun 1906 dengan O.L. Helfrich sebagai Residen Jambi yang pertama.[1]: 30 

Referensi

  1. 1 2 3 4 Zainuddin, R.; Yuhadi, M.; As., Bachtiar (1878/1879). Kutoyo, Sutrisno (ed.). Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Jambi (PDF). Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-11-13. Diakses tanggal 2025-09-21.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=; line feed karakter dalam |publisher= pada posisi 51
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan