Selasa, 13 Oktober 2026
17:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Sulaiman Labai

Bagikan:
Sulaiman Labai
PekerjaanPengusaha, pejuang
Dikenal karenaPendiri Sarekat Islam cabang Silungkang, Sumatera Barat

Sulaiman Labai adalah seorang pejuang kemerdekaan dan saudagar/pengusaha Indonesia. Ia merupakan pendiri Sarekat Islam cabang Silungkang, Sumatera Barat, pada tahun 1915. Ia juga seorang tokoh yang mempelopori perlawanan terhadap peraturan-peraturan pemerintah Hindia Belanda yang melarang pengangkutan beras.[1]

Setelah memaksa kepala stasiun kereta api untuk menyerahkan beras sebanyak dua gerbong kereta dan membagikannya pada rakyat yang kelaparan, pada tahun 1918, Sulaiman Labai pun ditangkap pemerintah kolonial. Kepahlawanan Sulaiman Labai membuat masyarakat bersimpati dan ingin bergabung pada Sarekat Islam yang didirikannya. Di samping memimpin Sarekat Islam, Sulaiman Labai juga memimpin koran Panas yang beraliran kiri.[2]

Referensi

  1. ↑ Audrey R. Kahin. "Dari pemberontakan ke integrasi: Sumatera Barat dan politik Indonesia, 1926-1998". Yayasan Obor Indonesia. Diakses tanggal 12 Januari 2014.
  2. ↑ Timur Subangun (2 April 2012). "Sulaiman Labai, Pejuang Kemerdekaan dari Silungkang". Tokoh. Berdikari Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-12. Diakses tanggal 12 Januari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan