Senin, 12 Oktober 2026
22:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Suku Tuva

Suku Tuva

suku bangsa yang berasal dari Mongolia barat dan Rusia selatan

Bagikan:
Suku Tuva
Тывалар
330px-Doshpuluur_player%2C_Paris_2010.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyanyi Tuva
Jumlah populasi
ca 300.000
Daerah dengan populasi signifikan
 Tuva 263.934[1]
 Rusia (tidak termasuk Tuva)Sekitar 25.000[1]
 Mongolia5.169
 TiongkokSekitar 3.900[2]
 Ukraina43[3]
Bahasa
Tuva, Rusia, Mongolia, Tionghoa
Agama
Buddhisme Tibet ("Lamaisme"), Tengrisme

Suku Tuva (bahasa Tuva:Тывалар, Tıvalar; bahasa Mongol:Тува, Tuva) adalah penduduk asli di wilayah Tannu Uriankhai yang menuturkan bahasa Tuva yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Turk.[4] Di Mongolia, mereka juga dianggap sebagai bagian dari suku-suku Uriankhai.[5]

Suku Tuva secara tradisional merupakan suku nomaden penggembala ternak seperti kambing, domba, rusa, dan yak. Mereka tinggal di tenda tradisional yurt yang dapat dipindah ketika mereka menemukan padang rumput yang baru.

Agama tradisional suku ini adalah Tengriisme atau syamanisme animistik Turk. Agama ini kini masih dipeluk bersamaan dengan Buddhisme Tibet.

Catatan kaki

  1. 1 2 Russian Census 2010: Population by ethnicity Diarsipkan 2013-12-04 di Wayback Machine (Rusia)
  2. ↑ http://www.joshuaproject.net/people-profile.php
  3. ↑ State statistics committee of Ukraine – National composition of population, 2001 census
  4. ↑ "CNBC Asia-Pacific: Network Schedule". Advameg, Inc. everyculture.com.
  5. ↑ "Uriyangqad, which is the plural form of Uriyangqan, itself originally a plural of Uriyangqai."
    KRUEGER, John (1977). Tuvan Manual. hlm. 10. Which quotes from Henry Serruy's "The Mongols in China during the Hung-wu Period", Melanges chinois et bouddhiques, vol 11. hlm. 282–283, Brussels 1959.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai People of Tuva.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan