Kamis, 15 Oktober 2026
22:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Suku Dayak Penihing

Suku Dayak Penihing

sub-suku Dayak rumpun Punan

Bagikan:
Suku Dayak Aoheng
Seorang kepala suku Penihing sekitar tahun 1900
Daerah dengan populasi signifikan
Kalimantan Timur
Bahasa
bahasa Aoheng, Indonesia
Agama
 •(Mayoritas) Kristen Protestan & Katolik
 •Kaharingan
Kelompok etnik terkait
Dayak Punan, Suku Dayak Uheng Kereho

Suku Dayak Aoheng atau Suku Dayak Penihing merupakan suku bangsa di Indonesia yang termasuk dalam salah satu sub-kelompok Dayak Punan.[1] Masyarakat Suku Aoheng hidup berpindah-pindah di sekitar Pegunungan Muller-Pegunungan Schwaner, Kalimantan Timur.[2]

Menurut Rousseau, orang Penihing umumnya menyebut dirinya juga sebagai Aoheng.[2] Dayak Aoheng/Penihing adalah salah satu anak suku Dayak yang mendiami kecamatan Long Apari, kabupaten Mahakam Ulu, provinsi Kalimantan Timur. Dayak Aoheng/Penihing berbicara dalam bahasa Aoheng (kode: pni).[3]

Referensi

  1. ↑ Asdhiana, I Made (ed.). "Cahung Kallung, Warisan Suku Dayak Aoheng". Kompas.com. Diakses tanggal 2016-11-19.
  2. 1 2 Hidayah, Zulyani (2015). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 28. ISBN 978-979-461-929-2.
  3. ↑ http://multitree.org/codes/pni
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan