Sabtu, 31 Oktober 2026
05:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Orang Lawa

kelompok etnik

Bagikan:
Lawa
Jumlah populasi
17.000 (est.)
Daerah dengan populasi signifikan
Thailand
Bahasa
Lawa, lainnya
Agama
Animisme, Buddhisme[1]

Lawa (bahasa Thai:ลัวะ atau ละว้า; RTGS: Lawa) adalah kelompok etnik di Thailand utara. Bahasa Lawa berkerabat dengan bahasa Blang dan Wa yang ditemukan di Tiongkok dan Myanmar, dan tergolong ke dalam rumpun bahasa Palaungik, sebuah cabang dari rumpun bahasa Austroasiatik. Populasi mereka diperkirakan berjumlah 17.000.[2] Orang Lawa Barat ditemukan di sekitar Mae Sariang di Provinsi Mae Hong Song selatan, sedangkan orang Lawa Timur terpusat di Bo Luang di Provinsi Chiang Mai.[1][3]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "The hilltribes of Northern Thailand" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-07-21. Diakses tanggal 2023-08-14.
  2. ↑ Somchit. "The Lawa Hilltribe". Diakses tanggal 18 Juli 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Nahhas, Ramzi W. (2011). "Sociolinguistic Survey of Lawa in Thailand" (PDF). SIL International. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 15 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) [halaman dibutuhkan]

Templat:Kelompok etnik di Thailand

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan