Sabtu, 17 Oktober 2026
21:56 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Suku Kamba

Suku Kamba

Bagikan:
Akamba
250px-Traditional_Kamba_dance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarian tradisional Kamba
Jumlah populasi
3.893.157 (Sensus 2009)[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Kenya
Bahasa
Kikamba, Swahili, Inggris
Agama
Kristen, Agama tradisional Afrika
Kelompok etnik terkait
Kikuyu, Embu, Meru, Mbeere, Bantu

Suku Kamba atau Akamba atau Wakamba[2] adalah orang-orang atau kelompok etnis Bantu yang tinggal di daerah timur dan tenggara Kenya, yang sebelumnya masuk dalam wilayah Provinsi Timur, membentang ke arah timur dari Nairobi hingga Tsavo dan ke utara hingga ke Embu. Tanah suku ini disebut "Ukambani" yang terdiri dari County Makueni, County Kitui, County Machakos serta County Pesisir Kwale, Mombasa dan Kilifi. Kamba juga ada di beberapa bagian Wilayah Sungai Tana.

Masih belum jelas apakah Kamba merupakan kelompok etnis terbesar ketiga, keempat atau kelima di Kenya. Mereka mencapai 11 persen dari populasi Kenya. Total populasi Kamba saat ini lebih dari 4,1 juta jiwa.[3]

Referensi

  1. ↑ "KNBS 2009 Census". Diarsipkan dari asli tanggal 21 November 2013. Diakses tanggal 2013-12-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Kenya: The Kamba tribe, including its traditions and beliefs; the religion practised; and whether female genital mutilation is practised". UNHCR. Diakses tanggal 11 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "The kamba tribe". Diakses tanggal 11 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan