Selasa, 03 November 2026
21:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Suku Jie

Bagikan:

Suku Jié (Hanzi:羯; Wade–Giles:Chieh; Tionghoa Pertengahan: [ki̯at][1]: 246 ) merupakan suku yang ada di Tiongkok Utara pada abad ke-4. Selama periode Enam Belas Kerajaan, suku Jie disebut sebagai salah satu dari Lima Barbar oleh orang Tiongkok. Di bawah Shi Le, mereka mendirikan negara Zhao Akhir. Jie dikalahkan oleh Ran Min dalam Perang Wei–Jie pada tahun 350 M setelah runtuhnya Zhao Akhir. Sejarawan Tiongkok terus mendokumentasikan orang-orang suku Jie dan aktivitas mereka setelah Perang Wei-Jie.

Etnis Jie masih belum jelas asal-usulnya, beberapa cendekiawan mengatakan mereka berasal dari bangsa Turk atau Indo-Eropa, sedangkan penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa mereka malahan berbicara dalam bahasa Yeniseian (digunakan di Siberia tengah).

Referensi

  1. ↑ Pulleyblank, Edwin George (1963). "The consonantal system of Old Chinese. Part II" (PDF). Asia Major. 9: 206–265. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-12-17. Diakses tanggal 2011-02-06.


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan