Kamis, 24 September 2026
05:18 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Suku Chumash

Suku Chumash

Chumash
250px-2009_07_09_camino_cielo_paradise_137.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Piktograf Chumash
Daerah dengan populasi signifikan
Amerika Serikat Amerika Serikat California (California)
Bahasa
Inggris dan Spanyol
Bahasa Chumash
Agama
Agama tradisional,
Kekristenan
Kelompok etnik terkait
Barbareño, Ventureño,
Ynezeño, Purismeño, Obiseño[1]

Chumash adalah penduduk asli Amerika yang sebelumnya menghuni wilayah pesisir California tengah dan selatan (di wilayah yang kini disebut San Luis Obispo, Santa Barbara, Ventura dan Los Angeles) yang terbentang dari Teluk Morro di utara hingga Malibu di selatan. Mereka juga pernah menduduki tiga pulau di Kepulauan Channel: Santa Cruz, Santa Rosa, dan San Miguel; pulau Anacapa yang lebih kecil mungkin pernah dihuni hanya pada musim tertentu karena ketiadaan sumber air permanen.[2][3] Tempat-tempat modern yang memiliki keterikatan dengan suku Chumash meliputi Cayucos, Malibu, Lompoc, Ojai, Pantai Pismo, Point Mugu, Port Hueneme, Piru, Danau Castaic, Saticoy, dan Simi Valley.

Catatan kaki

  1. Pritzker, 121
  2. http://www.nps.gov/chis/historyculture/nativeinhabitants.htm
  3. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-11. Diakses tanggal 2016-04-17.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan