Rabu, 04 November 2026
02:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Suku Biak Kafdaron

suku bangsa di Indonesia

Bagikan:

Suku Biak Kafdaron adalah salah satu kelompok etnis Biak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Asal suku Biak Kafdaron dari Pulau Biak, tetapi kemudian melakukan migrasi ke Kepulauan Raja Ampat. Perpindahan pemukiman bermula sejak pelayaran Hongi dan pembayaran upeti kepada Kesultanan Tidore dan Kesultanan Ternate. Perpindahan penduduk juga terjadi akibat perjalanan suku Biak mengikuti Manamakeri.[1] Masyarakat Biak Kafdaron memiliki sebuah organisasi kemasyarakatan, yakni Lembaga Adat Betew Kafdaron.[2]

Distribusi

Berdasarkan Ensiklopedia Suku Bangsa di Provinsi Papua Barat oleh Ronsumbre, suku Biak Kafdaron bisa ditemui di:[1]

  • Distrik Samate: Kampung Yensawai, Amdui, Yenanas, dan Aresi.

Referensi

  1. 1 2 Ronsumbre, Adolof (2020). Ensiklopedia Suku Bangsa di Provinsi Papua Barat (PDF). Yogyakarta: Penerbit Kepel Press. hlm. 31. ISBN 978-602-356-318-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Lembaga Adat Betew Kafdarun Raja Ampat Siap Utus Kandidat DPR PB Otsus 2019–2024". sorongraya.co. Diakses tanggal 3 Juli 2023.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan