Jumat, 23 Oktober 2026
16:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Suezmax

Suezmax

Bagikan:
250px-The_Seavigour_oil_tanker_%282017%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah kapal pengangkut minyak Suezmax, Seavigour, pada tahun 2017
Ciri-ciri umum
Tonase biasanya 160,000 DWT
Panjang tidak dibatasi
Lebar 50 m (164 ft) (maksimum)
Tinggi 68 m (223 ft) (maksimum)
Sarat air 201 m (659 ft) (maksimum)
330px-SuezCanal_ElBallah.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua kapal bersandar di El Ballah saat melintasi Terusan Suez
330px-Capesize_bulk_carrier_at_Suez_Canal_Bridge.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasca pendalaman Terusan Suez, kapal yang lebih besar pun dapat melintasi kanal ini. Terlihat sebuah kapal muatan curah capesize mendekati Jembatan Terusan Suez
500px-Ship_measurements_comparison.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan dimensi Suezmax dengan beberapa ukuran kapal lain dari sudut pandang isometrik

"Suezmax" adalah istilah teknik perkapalan yang digunakan untuk menyebut ukuran kapal terbesar yang dapat melintasi Terusan Suez dengan muatan penuh, dan biasanya hanya digunakan dalam perancangan kapal tanker minyak. Karena Terusan Suez tidak memiliki pintu air, maka batasan yang paling membatasi adalah sarat air dan ketinggian akibat adanya Jembatan Terusan Suez.

Deskripsi

Kedalaman Terusan Suez saat ini memungkinkan kapal dengan sarat air hingga 201 meter (659 ft) melintas,[1] sehingga hanya beberapa supertanker yang tidak dapat melintas di sini dengan muatan penuh, dan harus menurunkan muatannya ke kapal lain atau ke jalur pipa sebelum melintas, atau tidak melintasi Terusan Suez sama sekali dan melintasi Tanjung Agulhas. Terusan Suez diperdalam pada tahun 2009 dari 18 hingga 20 meter (59 hingga 66 ft).

Tonase bobot mati kapal Suezmax biasanya sekitar 160.000 ton dengan lebar terluar 50 m (164,0 ft). Ketinggian maksimum kapal yang dapat melintasi kanal ini adalah 68 m (223,1 ft), karena ada Jembatan Terusan Suez dengan ketinggian 70 meter (230 ft). Otoritas Terusan Suez pun merilis tabel mengenai batas lebar dan sarat air kapal yang dapat melintasi kanal ini. Tabel ini dapat diubah sewaktu-waktu.[2] Mulai tahun 2010, luas permukaan kapal yang menyentuh air dibatasi menjadi 1006 m2, yang berarti sarat air sebesar 201 meter (659 ft) untuk kapal dengan lebar maksimum 500 m (1.640,4 ft) atau sarat air sebesar 122 meter (400 ft) untuk kapal dengan lebar maksimum 775 meter (2.543 ft).[3]

Istilah serupa, seperti Panamax, Malaccamax, dan Seawaymax digunakan untuk menyebut ukuran maksimal kapal yang dapat melintasi Kanal Panama, Selat Malaka, dan Saint Lawrence Seaway. Sementara istilah "Chinamax" digunakan untuk menyebut kapal yang dapat berlabuh ke beberapa pelabuhan walaupun bermuatan penuh. "Capesize" digunakan untuk menyebut Kapal muatan curah yang tidak dapat melintasi Terusan Suez, sehingga harus melintasi Tanjung Harapan. Namun pasca pendalaman Terusan Suez, beberapa kapal Capesize kini dapat melintasi kanal tersebut. Rencana untuk memperdalam Terusan Suez menjadi 70 kaki (21 m) pun mengubah spesifikasi Suezmax, sebagaimana spesifikasi Panamax yang juga berubah pasca pendalaman dan pelebaran Kanal Panama.

Kapal kontainer

Kapal yang panjangnya lebih dari 400 meter memerlukan izin dari Otoritas Terusan Suez untuk melintasi terusan. Pada tahun 2020, kapal terbesar yang beroperasi semuanya memiliki panjang (mendekati) 400 meter, dan lebar serta kedalaman yang sesuai dengan batas terusan.[4][5] Kapal Ever Given, yang kandas di Terusan pada tahun 2021, memiliki ukuran Suezmax dengan panjang 399,9 meter dan lebar 58,8 meter[6]

Referensi

  1. ↑ "Egypt's Suez canal H1 revenue, traffic up; upgrade helps". Reuters Africa. Thomson Reuters (af.reuters.com). 26 Juli 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-19. Diakses tanggal 26 Maret 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Suez Canal Authority - Rules of Navigation". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-24. Diakses tanggal 2019-11-17.
  3. ↑ Suez Canal Authority - Beam and Draught Table Diarsipkan 2013-06-04 di Wayback Machine
  4. ↑ "Rules of Navigation2020 pdf page 75". www.suezcanal.gov.eg. Diakses tanggal 2024-01-11.
  5. ↑ Park, Nam Kyu; Suh, Sang Cheol (2019-05-06). "Tendency toward Mega Containerships and the Constraints of Container Terminals". Journal of Marine Science and Engineering (dalam bahasa Inggris). 7 (5): 131. doi:10.3390/jmse7050131.
  6. ↑ "Ever Given (18265351)". ABS Record. American Bureau of Shipping. Diakses tanggal 25 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan