Sabtu, 31 Oktober 2026
02:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Sudargo Gautama

Bagikan:
Sudargo Gautama
Lahir
Gouw Giok Siong

(1928-03-01)1 Maret 1928
Meninggal8 September 2008(2008-09-08) (umur 79–80)
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanAhli hukum

Sudargo Gautama memiliki nama asli Gouw Giok Siong (1 Maret 1928 – 8 September 2008) adalah seorang pakar hukum perdata internasional dan hukum antargolongan.

Latar belakang

Sudargo lahir pada tangal 1 Maret 1928.[1]

Dia meraih gelar doktor di Universitas Indonesia, dengan disertasi: Segi-Segi Hukum Peraturan Perkawinan Campuran pada tahun 1955.

Pada awalnya Gautama diberi peluang peningkatan karier oleh Prof. Mr. G.J. Resink dan Prof. Djokosoetono, S.H., di mana Resink memberinya dua peluang peningkatan karier kepadanya: menjadi promotor promosi doktor, dan mengundurkan diri sebagai lektor Fakultas Hukum Universitas Indonesia sehingga memungkinkan Gautama mengisi lowongan yang ditinggalkan. Prof. Djokosoetono kemudian merestui Gautama sebagai guru besar.[2]

Karier

Gautama memulai kariernya sebagai pengacara berkat uluran tangan (Alm) Prof. Iwa Kusumasumantri. Prof. Iwa mengajak Gautama ikut bekerja dikantor pengacara yang didirikannya bersama Mr. A.A. Maramis.[2]

Profesor Sudargo Gautama meninggal di Perth, Australia pada tanggal 8 September 2008 pada usia 80 tahun.

Referensi

  1. ↑ "Selamat Jalan Profesor Sudargo". HukumOnline.com. 9 September 2008. Diakses tanggal 15 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 APA & SIAPA sejumlah orang Indonesia 1985-1986. Tempo (Jakarta, Indonésie) (Edisi Cet. 1). Jakarta: Grafiti Pers. 1986. ISBN 979-444-006-X. OCLC 37095471.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)

Pranala luar

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan