Selasa, 29 September 2026
22:08 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Suba Indah

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)
Suba Indah
IndustrIPengolahan jagung
PenerusLasallefood Indonesia (de facto)
PT Subafood Pangan Jaya (FKS Food)
ProdukMakanan

Suba Indah merupakan perusahaan makanan dan pangan yang berdiri sejak 1975. Perusahaan sudah berstatus pailit pada tahun 2007.

Perusahaan didirikan oleh MS Kurnia, pendiri Hero Supermarket, yang didasari pada keinginan untuk mengurangi impor makanan dan minuman dan menyerap tenaga kerja. Perusahaan awalnya berniat bekerjasama dengan Nutricia untuk memproduksi susu merek tersebut. Namun, niat tersebut gagal di tengah jalan.

Kemudian, perusahaan bekerjasama dengan Co-Ro Food Company asal Denmark untuk membuat minuman sari buah yang kemudian dikenal sebagai Sunquick. Produk ini adalah produk pertama Suba Indah yang diproduksi tahun 1978.

Berjalannya waktu membuat perusahaan memproduksi banyak makanan minuman dengan bermacam macam merek. Beberapa diantaranya seperti sirop Marjan, Sunquick dan sosis Farm House.

Perusahaan mulai mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1991 hingga didelisting di 2008.

Pada perjalanannya, kepemilikan saham berubah. Perusahaan kemudian dipegang oleh keluarga Tjokrosaputro dengan Benny Tjokrosaputro sebagai komisaris dan Teddy Tjokrosaputro sebagai direksi.

Pada masa mereka berdua, perusahaan berancang ancang untuk masuk ke produksi dan pengolahan jagung bahkan disebut sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara. Perusahaan ini melepas unit bisnis produsen makanan dan minuman di atas ke Lasallefood Indonesia pada 2002.

Saat itu, Bulog berencana akan membeli saham perusahaan ini, dengan membeli obligasi wajib konversi atau Mandatory Convertible Bond (MCB) yang diterbitkan perusahaan pada 2004. Namun, ditengah jalan hal ini dibatalkan karena hasil dari penilai independen yang tidak sesuai dengan keinginan Bulog.

Perusahaan pernah juga berencana membangun pabrik penghancur kacang kedelai yang sumber dananya berasal dari MCB tersebut. Namun, karena penyerapan dana dari MCB di bawah target, di mana dari target Rp 918 Miliar, hanya bisa diserap sekitar Rp 3,3 Miliar saja, perusahaan membatalkan rencana tersebut.

Perusahaan kemudian digugat oleh Bunge Agribusiness pada tahun 2007 karena tidak mampu membayar uang muka 10% pemesanan jagung Argentina sebesar USD 117 ribu. Permohonan pailit diketok oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan