Minggu, 27 September 2026
09:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Sukhoi Su-15

Sukhoi Su-15

Su-15
330px-SU-15.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi umum
JenisInterseptor
PabrikanSukhoi
StatusPensiun
Sejarah
Diproduksi1965–1979
Tanggal perkenalan1967
330px-Su-15_Flagon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Su-15_Flagon_C.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sukhoi Su-15 adalah pesawat jet pencegat supersonik asal Rusia yang dikeluarkan oleb Biro Sukhoi-OKB. Pesawat ini mulai berdinas pada tahun 1970-an yang merupakan mitra atau pelengkap pesawat tempur MiG-23 Flogger yang dikeluarkan oleh biro MiG (Mikoyan Guryevich). Pesawat ini cukup terkenal karena menembak jatuh pesawat sipil Boeing B-747 Korean Air 007 pada tahun 1983. Selain itu juga terlibat dalam pertempuran udara dalam Konflik Ethiopia di mana 9 pesawat hancur tertembak. Selain digunakan oleh negara-negara pecahan Uni Soviet, pesawat ini juga dioperasikan oleh sekutu-sekutunya.

Saat itu Uni Soviet menduga pesawat B-747 Korean Air adalah pesawat mata-mata Amerika Serikat, Boeing RB-47 yang berdasarkan pantauan radar memang mirip dan sering beroperasi diwilayah dekat Vladivostok dan Pulau Sakhalin yang terlarang karena terdapat pangkalan nuklir dan militer rahasia. Menurut para pejabat militer dan kedirgantaraan Uni Soviet saat itu, Pesawat B-747 Korean Air membawa peralatan spionase udara meskipun banyak para pejabat penerbangan internasional membantahnya. Berdasarkan perkiraan para pengamat penerbangan, Pesawat B-747 Korean air mengalami kesalahan peta navigasi pesawat sehingga melewati kawasan itu tetapi, kesalahan itu merupakan kesengajaan atau tidak, masih dipertentangkan.

330px-%D0%A1%D1%83%D1%85%D0%BE%D0%B9_%D0%A1%D1%83-15_310002%2C_%D0%9C%D0%BE%D0%BD%D0%B8%D0%BD%D0%BE_-_%D0%BC%D1%83%D0%B7%D0%B5%D0%B9_%D0%92%D0%92%D0%A1_RP11189.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Insiden Penembakan B 747 Korean Air Lines

Pada tahun 1983, Sebuah pesawat Boeing 747 Korean Air Lines (KAL) penerbangan 007 melintasi daerah yang sudah dinyatakan oleh militer Uni Soviet sebagai daerah terlarang untuk dilintasi oleh penerbangan sipil melalui notice to airman, ketika dalam perjalanan dari Anchorage ke Seoul. Belakangan diketahui bahwa pesawat KAL mengalami kesalahan navigasi yang masih diragukan kebenarannya apakah disengaja ataupun tidak, disamping itu terdapat penerbangan pesawat mata-mata RB 47 milik Amerika Serikat disekitar jalur penerbangan KAL, di mana di layar radar, antara pesawat sipil B-747 KAL dengan RB-47 hampir sama.

Seorang penerbang Sukhoi SU-15, Letkol Gennadi Osipovich yang menembak jatuh pesawat tersebut mengatakan bahwa dirinya diperintahkan dan dituntun oleh radar di darat untuk mecegat pesawat KAL tersebut dan menembak jatuh. Menurutnya dirinya sudah mengudara 8 menit ketika tiba-tiba pengawas di darat mengatakan ada sasaran yang melanggar wilayah udara Soviet. Kemudian dia melakukan tindakan peringatan untuk memaksa pesawat yang tidak dikenal tersebut untuk mendarat dan bila tidak diindahkan akan diikuti tindakan yang tidak akan menimbulkan korban. Namun ternyata beberapa kali pesawat itu hilang dari layar radar dan akhirnya terlihat menuju Sakhalin dan ketika itulah pengawas di darat memerintahkannya untuk menghancurkan sasaran.

Letkotl Osipovich mengatakan, setelah menerima perintah tersebut, yang dilakukan adalah mendekatinya dari bawah dan menyalakan lampu sebagai peringatan, tetapi tidak mendapatkan reaksi. Kemudian dia diperintahkan untuk melakukan tembakan peringatan dan dia mengakuinya telah menghabiskan sekitar 200 peluru dalam empat kali rentetan tembakan. Namun disayangkan, peluru yang dibawa Osipovich adalah tipe penembus baja bukannya tipe pembakar sehingga sulit dilihat, tetapi dia yakin bahwa awak pesawat Korea tersebut melihatnya karena langsung menurunkan kecepatannya. Pada saat itu, pengawas darat memerintahkan untuk menembak jatuh dan Osipovich langsung menembakkan dua rudal di mana rudal pertama menganai dekat ekor dan menimbulkan ledakan dengan bola api berwarna kuning. Rudal kedua memotong separuh dari sayap kiri dan lampu-lampu pesawat itu kemudian padam.

Setibanya di darat, Letkol Osipovich mengatakan bahwa dirinya disambut bagai pahlawan. Namun datang komisi penyelidik dan kemudian orang menjadi bertanya-tanya apakah pesawat yang ditembaknya adalah pesawat sipil. Namun pembicaraan adanya pesawat sipil adalah setelah beberapa dan ketika saat kejadian, yang diperintahkan melalui radio adalah adanya pelanggaran udara dan tidak adanya tanda adanya penumpang sipil dalam pesawat itu. Menurut keterangan lain, para penyelam soviet telah menemukan reruntuhan pesawat B-747 dan tidak mendapat satu bukti bahwa pesawat tersebut tidak dilengkapi perlengkapan mata-mata.

Spesifikasi (Su-15TM)

500px-Szuhoj_Szu-15.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Karakteristik umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 19,56 m (64 ft 2 di )
  • Lebar sayap: 9,34 m (30 ft 7 in)
  • Tinggi: 4.84 m (15 ft 10 in)
  • Area sayap: 36,6 m² (394 ft ²)
  • Berat kosong: 10.874 kg (23.973 lb )
  • Loaded Berat: 17.194 kg (37.920 £)
  • Powerplant: 2 × Tumansky R-13-300 turbojet
  • Kering dorong: 40.21 kN (9.040 lbf ) masing-masing
  • Dorongan dengan afterburner: 70,0 kN (15.730 lbf) masing-masing

Prestasi

  • Kecepatan maksimum: Mach 2.1, 2.230 km / h (1.386 mph) bersenjata (2 x K-8/R-8/R-98 rudal, ada tangki bahan bakar eksternal) pada ketinggian tinggi, Mach 2,5 bersih pada ketinggian tinggi
  • Rentang: 1.380 km (897 mil) memerangi
  • Ferry kisaran: 1.700 km (1.106 mil)
  • Layanan langit-langit: 18.100 m (59.383 ft)
  • Tingkat panjat: 228 m / s (45.000 ft / min)

Persenjataan

  • 2 × R-98M (AA-3 "Anab"), biasanya 1 radar homing dan 1 IR homing (luar tiang sayap)
  • 2 atau 4 × R-60 T/M (AA-8 "Aphid") (tiang bagian dalam)
  • Pilihan 2 × UPK-23-250 23 mm polong senjata pada tiang pesawat

Avionics

  • Radar: «TAIFUN-M»
  • Deteksi kisaran:
    • terbang tinggi target: 70 km
    • terbang rendah target: 15 km
  • Kunci kisaran:
    • terbang tinggi target: 45 km
    • terbang rendah target: 10 km
  • Sudut kisaran:
    • vertikal: +30 ° / -10 °
    • horisontal: + / - 70 °

Referensi

Kutipan

  • The Border Berdarah oleh James Oberg
  • www.sukhoi.org, Sukhoi rumah situs.
  • Wilson, Stewart. Tempur Pesawat sejak 1945 . Fyshwick, Australia: Aerospace Publikasi, 2000. p. 129. ISBN 1-875671-50-1 .

Bibliografi

  • Butowski, Piotr dan Pankov, Valeriy dan Ponomaryev, Vadim. Su-15 Flagon. Monografie Lotnicze # 14 . Gdańsk: AJ-Press, 1994 ( ISBN 83-86208-04-X ) (dalam bahasa Polandia).

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sukhoi Su-15.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan