Sabtu, 26 September 2026
16:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Strongyloides

Strongyloides

Cacing benang
250px-Strongyloides_stercoralis_larva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Larva stadium pertama (L1) dari S. stercoralis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Nematoda
Kelas: Chromadorea
Ordo: Rhabditida
Famili: Strongylidae
Genus: Strongyloides
Spesies
Artikel takson sembarang

Strongyloides (dari bahasa Yunani Strongylos, bulat, dan eidos, kemiripan), kadang juga disebut cacing benang, adalah genus nematoda parasitik kecil, yang termasuk dalam keluarga Strongylidae. Cacing ini umumnya ditemukan di usus kecil mamalia (terutama ruminansia). Strongyloides memiliki siklus hidup yang tidak biasa yang melibatkan satu atau beberapa generasi cacing dewasa yang hidup bebas.

Infeksi pada manusia, yang disebut strongiloidiasis, terutama disebabkan oleh Strongyloides stercoralis, tersebar luas di semua wilayah tropis, atau oleh Strongyloides fuelleborni, parasit pada primata di daerah tropis Afrika dan Asia sekaligus parasit pada manusia di daerah tropis Afrika dan Papua. Spesies lain termasuk Strongyloides papillosus ditemukan pada sapi, babi, domba, kambing, kelinci, dan tikus, sementara Strongyloides ransomi ditemukan pada babi,[2] dan Strongyloides ratti, ditemukan pada tikus.

Perawatan untuk infeksi strongyloides adalah ivermectin atau thiabendazole.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 "Strongyloides - Overview". Encyclopedia of Life (dalam bahasa Inggris).
  2. ↑ "Thread worm (Strongyloides ransomi) - Managing Pig Health and Treating Pig Dieases on ThePigSite.com". The Pig Site. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-02-03. Diakses tanggal 2020-06-03.
  3. ↑ Eldredge, Debra M.; Carlson, Delbert G.; Carlson, Liisa D.; Giffin, James M. (2008). Cat Owner's Home Veterinary Handbook. hlm. 66.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan