Jumat, 25 September 2026
01:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Streptococcus iniae

Streptococcus iniae

Spesies bakteri

Streptococcus iniae
250px-Streptococcus_iniae.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikrograf fase kontras koloni S. iniae yang diwarnai dengan streptavidin-FITC
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Bacteria
Filum: Bacillota
Kelas: Bacilli
Ordo: Lactobacillales
Famili: Streptococcaceae
Genus: Streptococcus
Spesies:
S. iniae
Nama binomial
Streptococcus iniae
Pier, 1976[1]
Sinonim

Streptococcus shiloi (Eldar, 1994)

Streptococcus iniae adalah bakteri patogen gram positif yang terdapat pada hewan akuatik. Bakteri ini termasuk pada kelompok bakteri Streptococcus beta-hemolitik. Bakteri ini pada awalnya diisolasi dari Lumba-lumba air tawar (Inia geoffrensis).[2] Bakteri ini diketahui dapat menginfeksi manusia. Rata-rata infeksi terjadi pada manusia berumur 68 tahun.[3]

Latar belakang

Bakteri ini awalnya ditemukan pada tahun 1972 oleh ilmuan ketika mengisolasi Lumba-lumba air tawar di sungai Amazon yang terkena penyakit golf ball. Lumba-lumba yang terinfeksi diberikan perawatan menggunakan penisilin dan tylocin, dan dalam 10 hari Lumba-lumba ini sembuh. Bakteri yang sudah diisolasi dari kulit lumba-lumba awalnya sulit dianalisis dengan metode pengelompokkan antigen serogrup yang ada seperti Lanchfield hot HCl, metode Fuller formamide, Rantz dan Randall hot autoclave, enzim litik Streptomyces albus, ataupun ekstrasi dengan Pronase. Namun bekteri ini resisten terhadap bakteriofag grup C yang melisis Streptococci grup A.[4]

Identifikasi

Pengidentifikasian bakteri ini cenderung sulit karena bakteri ini memiliki karakteristik yang mirip dengan Streptococcus pyogenes. Pengidentifikasian melalui perangkat otomatis dalam beberapa kasus mengakibatkan error ataupun bakteri tidak dapat teridentifikasi.[5] Bakteri ini merupakan bakteri gram positif. Bakteri melakukan beta hemolisis ketika diinkubasi di lingkungan anaerob.[3]

Ada 7 sampel bakteri yang diuji di lab CDC Streptococcus. Semua sampel sensitif terhadap β-lactam, macrolid, quinolones, dan vancomycin. Sementara 2 dari 7 sampel resisten terhadap tetracycline. 5 sampel itu berasal dari kasus di Kanada sementara 2 lainnya berasal dari lumba-lumba.[5]

Infeksi terhadap manusia

Beberapa kasus infeksi zoonis sebelumnya terjadi di Texas dan Ottawa.[6] Bakteri ini mendapatkan perhatian lebih ketika mulai mewabah di Toronto setelah empat pasien pertama teridentifikasi terinfeksi bakteri ini. Masing-masing dari mereka diketahui terluka ketika mengolah ikan sebelum terinfeksi bakteri ini. Dalam waktu setahun terdapat 9 pasien yang terinfeksi bakteri ini. Selulitis dialami oleh 8 pasien dalam waktu 6 sampai 24 jam dan limfangitis muncul pada daerah terluka. Mayoritas infeksi terjadi setelah mengolah ikan Tilapia.[7]

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ Goh, Swee Han; Driedger, David; Gillett, Sandra; Low, Donald E.; Hemmingsen, Sean M.; Amos, Mayben; Chan, David; Lovgren, Marguerite; Willey, Barbara M. (1998-07). "Streptococcus iniae, a Human and Animal Pathogen: Specific Identification by the Chaperonin 60 Gene Identification Method". Journal of Clinical Microbiology. 36 (7): 2164–2166. ISSN 0095-1137. PMC 105023. PMID 9650992.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  3. 1 2 Baiano, Justice C.F.; Barnes, Andrew C. (2009-12). "Towards Control of Streptococcus iniae". Emerging Infectious Diseases. 15 (12): 1891–1896. doi:10.3201/eid1512.090232. ISSN 1080-6040. PMC 3044519. PMID 19961667.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ Pier, G. B.; Madin, S. H. (1976-10-01). "Streptococcus iniae sp. nov., a Beta-Hemolytic Streptococcus Isolated from an Amazon Freshwater Dolphin, Inia geoffrensis". International Journal of Systematic Bacteriology (dalam bahasa Inggris). 26 (4): 545–553. doi:10.1099/00207713-26-4-545. ISSN 0020-7713.
  5. 1 2 Facklam, R.; Elliott, J.; Shewmaker, L.; Reingold, A. (2005-02-01). "Identification and Characterization of Sporadic Isolates of Streptococcus iniae Isolated from Humans". Journal of Clinical Microbiology (dalam bahasa Inggris). 43 (2): 933–937. doi:10.1128/JCM.43.2.933-937.2005. ISSN 0095-1137. PMC 548108. PMID 15695711.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  6. ↑ "Invasive Infection with Streptococcus iniae -- Ontario, 1995-1996". www.cdc.gov. Diakses tanggal 2020-02-24.
  7. ↑ Weinstein, Mitchell R.; Litt, Margaret; Kertesz, Daniel A.; Wyper, Phyllis; Rose, David; Coulter, Mark; McGeer, Allison; Facklam, Richard; Ostach, Carola (1997-08-28). "Invasive Infections Due to a Fish Pathogen, Streptococcus iniae". New England Journal of Medicine (dalam bahasa Inggris). 337 (9): 589–594. doi:10.1056/NEJM199708283370902. ISSN 0028-4793.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan