Minggu, 11 Oktober 2026
05:24 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Stefan Buana

Bagikan:
Stefan Buana
Lahir27 Februari 1971 (umur 55)
AlmamaterInstitut Seni Indonesia Yogyakarta
PekerjaanPelukis

Stefan Buana (lahir 27 Februari 1971)[1] adalah seorang perupa kontemporer Indonesia.[2] Ia merupakan alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta).

Penghargaan

  • Finalist New York Bienalle Art – NYBA, “End and Over”, New York, USA (2013)
  • The Best Sumatra Bienalle 2012 ( Padang - West Sumatra) (2012)
  • Finalist Beijing Biennale “Future and Reality”, The 5th Beijing International Art Biennale, The National Art Museum of China, Beijing, Tiongkok (2012)
  • Predikat karya “terburuk dan bernilai rendah“ bersama karya Tisna Sanjaya tahun 2011, oleh Agus Darmawan T (Kritikus Seni) (2012)
  • Winner Top 25 BACA, Bandung (2011)
  • Jakarta Art Award Finalist, Jakarta (2010)
  • Penpoint BATIK GEMPA Parang Lindu, year 2007 presentationmen Prof. Dr. Soeprapta Soejono MFA at Osaka University, Japan (2006)
  • Indofood Finalist (2003)
  • Philip Morris Art Award Finalist (2003)
  • Indofood Finalist (2002)
  • Beppu Biennale, Japan (2001)
  • Top 3, Nokia Art Award Jakarta-Bangkok (2001)
  • Indonesia Finalist in Winsor and Newton World Competition, Bandung (1999)
  • Best Picture in Dies Natalis ISI Jogjakarta XVI (1998)
  • Best Picture in “Seni Refleksi Zaman” in Benteng Vredeburg (1998)
  • Finalist of Philip Morris Indonesia Art Award (1997)
  • Yogyakarta Artist in “ Pekan Seni Mahasiswa ” Indonesia in Jakarta (1995)

Referensi

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan