Selasa, 03 November 2026
05:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Standar hidup di India

Standar hidup di India

Bagikan:
330px-Colaba_apartments.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Apartemen untuk warga kelas menengah di Mumbai, India

Standar hidup di India bervariasi di antara negara bagiannya. Sebagai salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dengan laju pertumbuhannya menunjuk pada angka sebesar 7,6% pada tahun 2015, India cepat dalam perjalanannya untuk menjadi ekonomi konsumen besar dan penting secara global. Menurut Deutsche Bank Research, terdapat sekitar 30 juta dan 300 juta penduduk kelas menengah di India.[1] Jika kecenderungan sekarang berlanjut, pangsa India terhadap PDB dunia akan meningkat secara signifikan dari 7,3 pada tahun 2016 menjadi 8,5 persen dari pangsa dunia pada tahun 2020.[2] Pada tahun 2011, kurang dari 22 persen penduduk India hidup di bawah garis kemiskinan global, hampir suatu pengurangan 10 persen dari 29,8 persen persis dua tahun sebelumnya pada tahun 2009.[3]

Referensi

  1. ↑ "Deutsche Bank Research: The middle class in India" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-01-25. Diakses tanggal 2017-03-31.
  2. ↑ "Report for Selected Countries and Subjects".
  3. ↑ "India - Data".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan