Kamis, 22 Oktober 2026
20:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Srirasmi Suwadee

Srirasmi Suwadee

Istri ke-3 Raja Vajiralongkorn

Bagikan:
Srirasmi Suwadee
ศรีรัศมิ์ สุวะดี
250px-HRH_Srirasmi_%28Cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Srirasmi pada tahun 2010
Lahir9 Desember 1971 (umur 54)
Samut Songkhram, Thailand
Almamater
Pasangan menikah
​
​
(m. 2001;c. 2014)​
AnakPangeran Dipangkorn Rasmijoti
KerabatPongpat Chayaphan (paman)[1]
Karier militer
PengabdianThailand
Dinas/cabangAngkatan Darat Kerajaan Thailand
Lama dinas2012–2014
Pangkat Mayor Jenderal[2]
KomandanPengawal Raja
Tanda tangan
Signature_of_Srirasmi_Suwadee.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Gelar bangsawan untuk
Putri Srirasmi, Permaisuri Putra Mahkota Thailand (2005-2014)
120px-Consort_of_Crown_Prince%27s_Standard_of_Thailand.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gaya referensiYang Amat Mulia
Gaya penyebutanPaduka Baginda
Gaya alternatifPhra Vorachaya

Srirasmi Suwadee[a] nama terdahulunya adalah Putri Srirasmi, Permaisuri Kerajaan Putra Mahkota Thailand[b][4] (lahir 9 Desember 1971) adalah mantan anggota keluarga kerajaan Dinasti Chakri dari Thailand. Dia adalah permaisuri ketiga dari Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn (sekarang Rama X) dari Februari 2001 hingga Desember 2014[5]

Kehidupan awal

Biografi

Than Phu Ying Srirasmi Suwadee memiliki nama panggilan "Eed", lahir pada tanggal 9 Desember 1971. Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara[6][7][8] dari pasangan Aphirut Suwadee dan Wanthanee (marga asli: Koet-ampai). Keluarga mereka berasal dari Provinsi Samut Songkhram.[9] Ayahnya berasal dari Tambon Wat Pradu, Distrik Amphawa, Provinsi Samut Songkhram, sedangkan ibunya adalah keturunan Mon dari Tambon Ampai, Distrik Ban Phaeo, Provinsi Samut Songkhram.[10] Than Phu Ying Srirasmi memiliki seorang kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki, yaitu Sudathip Muangnual[11] dan Narong Suwadee,[12] serta seorang adik perempuan dan seorang adik laki-laki, yaitu Panida Suwadee dan Natthapon Suwadee, mantan ajudan kerajaan (Aide-de-Camp).[13][14] Selain itu, Letnan Jenderal Polisi Pongpat Chayapan adalah pamannya.[15][16]

Than Phu Ying Srirasmi menempuh pendidikan sekolah dasar tingkat pertama di Sekolah Wat Sunthon Sathit (Samakkhi Witthayakhom) di Distrik Ban Phaeo,[10][17] pendidikan sekolah dasar tingkat atas di Sekolah Kota Ban Maha Chai (Anukulrat), Distrik Mueang, Provinsi Samut Sakhon,[18][19] dan melanjutkan pendidikan menengah di Sekolah Wat Noi Nai di wilayah Taling Chan, Bangkok.[17][20][21] Setelah itu, ia lulus dengan sertifikat kejuruan dari Bangkok College of Business Administration, sebelum melanjutkan studi Sariana di Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat pada Fakultas Ilmu Manajemen, Program Studi Manajemen Umum (kurikulum 4 tahun) pada tahun 1997,[9] dan menerima ijazahnya dari Raja Vajiralongkorn (saat menyandang gelar Putra Mahkota Somdech Phra Borommaorasadhiraj Chao Fa Maha Vajiralongkorn Sayam Makutrajakuman) pada tanggal 23 Januari 2002. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Magister Program Studi Magister Sains (Sains Domestik) jalur khusus bidang Pengembangan Keluarga dan Anak, Fakultas Pertanian, Universitas Kasetsart, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,94.[22][23]

Memasuki keluarga kerajaan

250px-Vajiralongkorn_and_Srirasmi%2C_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Vajiralongkorn saat masih menyandang gelar Putra Mahkota bersama Srirasmi saat masih bergelar putri permaisuri pada tahun 2007

Srirasmi mulai mengabdi kepada Raja Vajiralongkorn saat beliau masih bergelar Putra Mahkota Somdech Phra Borommaorasadhiraj Sayam Makutrajakuman sejak tahun 1993, dengan memegang tanggung jawab sebagai Pegawai Negeri Sipil Kerajaan. Selain itu, ia juga membantu tugas Ratu Sirikit dalam bidang kerajinan tangan penunjang kehidupan.[24][25]

Raja Vajiralongkorn dan Srirasmi mendaftarkan pernikahan mereka secara sah menurut hukum. Kemudian, mereka menerima ritual pemberkatan air suci (Nam Phra Maha Sangkh) dari Raja Bhumibol Adulyadej, yang juga berkenan menganugerahkan gelar "Mom Srirasmi Mahidol na Ayudhya" pada tanggal 10 Februari 2001[26] di sebuah upacara tertutup di Istana Nonthaburi. Mengenai hal tersebut, Raja Vajiralongkorn sempat menyampaikan dalam sebuah pidato:

"Sekarang kami hidup sebagai sebuah keluarga yang beranggotakan 4 orang: saya, Mom, Phra Ong Bha, dan Tanying. Saya sudah tinggal bersama Mom sejak tahun 1993, sudah cukup lama, saling mengenal selama 9-10 tahun. Kami telah lama saling memahami [...] Kami ingin membangun keluarga yang baik. Mom memiliki tugas merawat berbagai urusan di dalam rumah, mengurus para pelayan kerajaan, serta membantu tugas Ratu (Ratu Sirikit). Kami menjalani hidup dengan santai, tidak ada yang istimewa [...] Usia saya sudah 50 tahun, saya tidak ingin memulai hidup baru lagi. Saya menginginkan keluarga yang baik, yang membuat orang merasa nyaman, bermanfaat, dan bisa diterima, bukan sesuatu yang dipaksakan kepada rakyat. Namun saya berharap rakyat menerima bahwa orang ini layak. Jika menjadi Mom dari seorang Putra Mahkota lalu semua orang harus menyembah-nyembah, itu justru akan hancur."[27]

Setelah upacara pernikahan tersebut, ayah dan ibu dari Mom Srirasmi beserta seluruh anggota keluarganya dianugerahi nama belakang kerajaan "Akrapongpreecha" oleh Raja Vajiralongkorn[15] pada tanggal 22 Mei 2002.[28] Kemudian, Srirasmi dianugerahi Orde Chula Chom Klao pada tanggal 6 Mei 2004.

Pada tahun berikutnya, Mom Srirasmi melahirkan Pangeran Dipangkorn Rasmijoti, yang merupakan calon putra mahkota, pada tanggal 29 April 2005[29] melalui operasi sesar di Rumah Sakit Siriraj. Dua bulan setelahnya, Raja Bhumibol Adulyadej mengeluarkan titah kerajaan untuk menaikkan status Mom Srirasmi menjadi Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Srirasmi Phra Worachaya in Somdech Phra Borommaorasadhiraj Sayam Makutrajakuman (Istri Pendamping Utama Putra Mahkota) dan resmi menjadi anggota keluarga bangsawan Dinasti Chakri terhitung sejak tanggal 15 Juni.[30]

Pengunduran diri dari bangsawan

Kantor Urusan Rumah Tangga Istana Putra Mahkota (gelar pada saat itu) mengeluarkan surat tertanggal 28 November 2014 kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri untuk meminta pencabutan nama belakang kerajaan "Akrapongpreecha", dan meminta para pengguna nama belakang tersebut untuk kembali menggunakan nama marga asli mereka.[31] Kejadian ini didahului oleh pembersihan besar-besaran terhadap kerabat dekatnya yang dituduh terlibat dalam kasus korupsi.[15] Pada awalnya, semua anggota keluarga kembali menggunakan marga asli sebelum penganugerahan, yaitu "Koet-ampai".[32][33][34] Namun kemudian informasi nama tersebut keliru, dan setelah diperiksa, diubah menjadi nama marga asli yang sebenarnya yaitu "Suwadee"[8][35] sejak tanggal 29 November 2014.[28] Kantor Berita BBC menilai bahwa ini merupakan langkah awal yang mengarah pada perceraian kedua belah pihak.[15]

page1-250px-%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%A5%E0%B8%B2%E0%B8%AD%E0%B8%AD%E0%B8%81%E0%B8%88%E0%B8%B2%E0%B8%81%E0%B8%90%E0%B8%B2%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%99%E0%B8%94%E0%B8%A3%E0%B8%A8%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%94%E0%B8%B4%E0%B9%8C_%28%E0%B9%92%E0%B9%95%E0%B9%95%E0%B9%97-%E0%B9%91%E0%B9%92-%E0%B9%91%E0%B9%91_%E0%B8%98%E0%B8%B1%E0%B8%99%E0%B8%A7%E0%B8%B2%E0%B8%84%E0%B8%A1%29.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengumuman pengunduran diri dari status kebangsawanan, tertanggal 11 Desember 2014

Pada tanggal 12 Desember di tahun yang sama, Raja Bhumibol Adulyadej Agung mengeluarkan maklumat kerajaan untuk mengumumkan bahwa Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Srirasmi Phra Worachaya (gelar pada saat itu) telah mengajukan permohonan tertulis kepada Putra Mahkota Vajiralongkorn untuk mengundurkan diri dari status kebangsawanan dalam keluarga kerajaan. Keputusan ini berlaku surut satu hari sebelum pengumuman, yaitu sejak tanggal 11 Desember 2014.[36] Dalam hal ini, Raja Bhumibol Adulyadej Agung menganugerahkan uang sebesar 200.000.000 Baht kepada Srirasmi untuk digunakan dalam menjalani kehidupan dan merawat keluarganya.[37] Terdapat kabar dari Kementerian Keuangan yang mengonfirmasi bahwa Putra Mahkota menerima dana penganugerahan tersebut melalui Biro Properti Mahkota, dan juga meminta kerja sama dari pihak media massa untuk menahan diri dari menyebarkan dokumen-dokumen yang tidak pantas di media jenis apa pun.[38]

Pada tanggal 13 Desember, foto-foto Srirasmi saat membuat kartu identitas (KTP) baru tersebar luas di jejaring sosial.[39][40] Ia menggunakan sebutan kata depan nama "Nang" (Nona) dan telah pindah dari Istana Sukhothai untuk tinggal menetap di kediamannya di Distrik Wat Phleng, Provinsi Ratchaburi.[41][42] Walaupun demikian, ia tetap berhak menyandang gelar kata depan "Than Phu Ying" karena telah dianugerahi Orde Chula Chom Klao. Sementara itu, Matichon Online melaporkan informasi bahwa ia juga mengundurkan diri dari dinas militer.[43] Pada tanggal 17 Desember, ia menulis surat ucapan terima kasih kepada media massa yang telah mengikuti perkembangannya, dan meminta ruang untuk fokus menjalankan ibadah meditasi/dhamma secara tenang bersama keluarga[44][45] karena peliputan media yang terlalu ketat dinilai mengganggu ketenangan ibadahnya[46]

Gelar, gaya, dan tanda kehormatan

  • Monogram kerajaan Putri Srirasmi (2005-2014)
    Monogram kerajaan Putri Srirasmi (2005-2014)
  • Bendera pribadi Putri Srirasmi (2005-2014)
    Bendera pribadi Putri Srirasmi (2005-2014)

Catatan

  1. ↑ (bahasa Thai: ศรีรัศมิ์ สุวะดี;[3] RTGS: Sirat Suwadi
  2. ↑ Gelar saat ia menjadi putri permaisuri adalah Phra Worawong Thoe Phra Ong Chao Srirasmi Phra Vorachaya nai Somdet Phra Borroma Orasadhiraj Sayam Makutrajakuman

Referensi

  1. ↑ "Senior Thai police sentenced to six years for lese majeste, corruption". Reuters. 30 Januari 2015. Diakses tanggal 18 Agustus 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "ประกาศสํานักนายกรัฐมนตร" (PDF). ratchakitcha.soc.go.th. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 2020-10-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "ย้อนรำลึกภารกิจ 'ท่านผู้หญิงศรีรัศมิ์ สุวะดี'". ThaiRath. 16 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "The Office of His Majesty's Principal Private Secretary, Thailand". The Thai Monarchy (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli tanggal 25 Juni 2014. Diakses tanggal 14 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ มีพระบรมราชานุญาตให้ พระองค์เจ้าศรีรัศมิ์ฯ ลาออกจากฐานันดรศักดิ์ แห่งพระราชวงศ์. Thairath (dalam bahasa Thai). 13 Desember 2014. Diakses tanggal 13 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "ประวัติหม่อมศรีรัศมิ์ มหิดล ณ อยุธยา". ASTV ผู้จัดการออนไลน์. 29 เมษายน 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-05-14. Diakses tanggal 6 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  7. ↑ "รายงานพิเศษ : สมเด็จพระบรมโอรสาธิราชฯ สยามมกุฎราชกุมาร...หม่อมศรีรัศมิ์...กับวันที่ทรงรอคอย!!". ASTV ผู้จัดการออนไลน์. 5 พฤษภาคม 2548. Diakses tanggal 6 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=Templat:ลิงก์เสีย
  8. 1 2 ""อัครพงศ์ปรีชา" สูงสุดคืนสู่สามัญ". ASTV ผู้จัดการรายวัน. 6 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 10 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=Templat:ลิงก์เสีย
  9. 1 2 "Simplicity, warmth win hearts" (dalam bahasa Inggris). เนชั่น. 30 เมษายน 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-05. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  10. 1 2 2%E0%B9%81%E0%B8%A1%E0%B9%88%E0%B8%81%E0%B8%A5%E0%B8%AD%E0%B8%82-%E0%B9%81%E0%B8%A5%E0%B8%B0-%E0%B9%81%E0%B8%81%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AD%E0%B8%B3%E0%B9%81%E0%B8%9E%E0%B8%87-%E0%B9%81%E0%B8%AB%E0%B9%88%E0%B8%82%E0%B8%97%E0%B9%88%E0%B8%B2%E0%B8%82%E0%B8%B5%E0%B8%99.html "รอยทาง 'สุวะดี' แห่งแม่กลอง และ 'เกิดอำแพง' แห่งท่าจีน". เนชั่นสุดสัปดาห์. 19 ธันวาคม 2557. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-07. Diakses tanggal 25 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai |archive-url=; Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  11. ↑ "ขุมธุรกิจ "อัครพงศ์ปรีชา-ม่วงนวล" คดี "พงศ์พัฒน์"". สำนักข่าวอิศรา. 27 พฤศจิกายน 2557. Diakses tanggal 1 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  12. ↑ "พลิกปูม "ณรงค์ อัครพงศ์ปรีชา" อดีตขรก.สำนักพระราชวัง คดีอ้างเบื้องสูง". สำนักข่าวอิศรา. 30 พฤศจิกายน 2557. Diakses tanggal 1 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  13. ↑ "ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง แต่งตั้งราชองครักษ์" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 129 (65ง): 4. 11 เมษายน พ.ศ. 2555.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  14. ↑ "โปรดเกล้าฯพระราชทานยศร้อยตรี'พระองค์เจ้าศรีรัศมิ์'". ไทยโพสต์. 13 เมษายน 2555. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-05. Diakses tanggal 11 พฤษภาคม พ.ศ. 2556.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  15. 1 2 3 4 "Thailand crown prince strips wife's family of royal name" (dalam bahasa Inggris). BBC online. 2014-11-29. Diakses tanggal 2014-11-30.
  16. ↑ "Eye on the throne, Thailand's crown prince appears to be putting his house in order" (dalam bahasa Inggris). South China Morning Post. 4 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 4 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  17. 1 2 "ย้อนรอยทางชีวิต 'ท่านผู้หญิงศรีรัศมิ์ สุวะดี'". คมชัดลึก. 19 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 25 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  18. ↑ "สหาย "หม่อมศรีรัศมิ์" เผยหม่อมใจดี รักเด็ก". ASTV ผู้จัดการ. 5 พฤษภาคม 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-05-25. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  19. ↑ "'วันโภชนาเมตตาจิต' วันแห่งความรักและเมตตา". เนชั่น. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  20. ↑ "'เจริญ' ถวายทอง "พระโอรส" ศิริราชยังคึกคัก". ASTV ผู้จัดการรายวัน. 4 พฤษภาคม 2548. Diakses tanggal 25 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=Templat:ลิงก์เสีย
  21. ↑ "9 ปี 'ศรีรัศมิ์ สุวะดี' บนถนนสายชะตากรรม". เนชั่นสุดสัปดาห์. 19 ธันวาคม 2557. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-07. Diakses tanggal 25 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  22. ↑ สมเด็จพระบรมฯทรงร่วมยินดี ‘พระองค์เจ้าศรีรัศมิ์’ ทรงสำเร็จปริญญาโท
  23. ↑ "สมเด็จพระบรมฯ เสด็จพร้อมด้วยพระองค์ทีฯ ในพิธีพระราชทานปริญญาพระองค์เจ้าศรีรัศมิ์ฯ". ASTV ผู้จัดการออนไลน์. 28 กรกฎาคม 2550. Diakses tanggal 28 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=Templat:ลิงก์เสีย
  24. ↑ "สำนักพระราชวังออกแถลงการณ์ "หม่อมศรีรัศมิ์ฯ"มีครรภ์". ASTVผู้จัดการออนไลน์. 14 กุมภาพันธ์ 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-03-02. Diakses tanggal 31 มีนาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  25. ↑ Pavin Chachavalpongpun (15 Desember 2014). "A Thai Princess' Fairy Tale Comes to an End". The Diplomat. Diakses tanggal 6 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ "พระบรมฯทรงตรัสถึงหม่อมศรีรัศมิ์". ASTV ผู้จัดการออนไลน์. 29 เมษายน 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-25. Diakses tanggal 6 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  27. ↑ "หม่อมศรีรัศมิ์แห่ง 'พระโอรส' ชาวสยาม". เนชั่น. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 31 มีนาคม 2557. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  28. 1 2 "สมยศล่า "เสี่ยโจ้" ค่าหัว1ล. มัดแน่น "พงศ์พัฒน์" เร่งคลี่ส่วย "นมถ." มท.ลบสกุล "อัครพงศ์ปรีชา" กลับไปใช้ "สุวะดี"". ข่าวสดออนไลน์. 2 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 4 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  29. ↑ "หม่อมศรีรัศมิ์ฯ มีพระประสูติการพระโอรส". ASTV ผู้จัดการออนไลน์. 29 เมษายน 2548. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-01-07. Diakses tanggal 6 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  30. ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศสถาปนา พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าศรีรัศมิ์ พระวรชายาในสมเด็จพระบรมโอรสาธิราชฯ สยามมกุฎราชกุมาร" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 122 (10ข): 2. 13 กรกฎาคม พ.ศ. 2548.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  31. ↑ "ราชเลขานุการฯ ทำหนังสือแจ้งยกเลิกชื่อสกุลพระราชทาน "อัครพงศ์ปรีชา"". สำนักข่าวอิศรา. 29 พฤศจิกายน 2557. Diakses tanggal 22 ตุลาคม 2562.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  32. ↑ "ยกเลิกสกุล "อัครพงศ์ปรีชา" โฆษก ตร.เผยได้รับหนังสือแล้ว". ASTV ผู้จัดการ. 29 พฤศจิกายน 2557. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-03. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  33. ↑ "สตช.แจงยกเลิกชื่อสกุล 'อัครพงศ์ปรีชา' ให้กลับไปใช้ 'เกิดอำแพง'". ไทยรัฐออนไลน์. 29 พฤศจิกายน 2557. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  34. ↑ "สกุลพระราชทาน ให้เลิกใช้ "อัครพงศ์ปรีชา" กลับเป็น "เกิดอำแพง" ตามเดิม ส่งพงศ์พัฒน์คืนศาล-นอนคุก". ข่าวสดออนไลน์. 30 พฤศจิกายน 2557. Diakses tanggal 30 พฤศจิกายน 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  35. ↑ "หลบไม่รายงานตัว รองเต่า คนสนิทพงศ์พัฒน์". ไทยรัฐออนไลน์. 1 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 4 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  36. ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศ เรื่อง ลาออกจากฐานันดรศักดิ์" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 131 (29ข): 1. 12 ธันวาคม พ.ศ. 2557.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  37. ↑ "พระมหากรุณาธิคุณ พระบาทสมเด็จพระเจ้าอยู่หัว". ไทยรัฐ. 14 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 14 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  38. ↑ กระทรวงการคลัง (15 ธันวาคม 2557). "ข่าวที่ 106/2557 การชี้แจงของรัฐมนตรีว่าการกระทรวงการคลัง ในฐานะประธานกรรมการทรัพย์สินส่วนพระมหากษัตริย์ กรณีการพระราชทานเงินให้ท่านผู้หญิงศรีรัศม์ สุวะดี" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-01-16. Diakses tanggal 2014-12-15.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  39. ↑ "'ท่านผู้หญิงบุษบา' ทำบัตรประชาชนใหม่". เดลินิวส์. 13 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 13 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  40. ↑ "แชร์ว่อนภาพ 'ศรีรัศมิ์ สุวะดี' ทำบัตรประชาชน หลังคืนสู่สามัญชน". ข่าวสด. 13 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 13 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  41. ↑ "เปิดเอกสารบัตรประชาชน น.ส.ศรีรัศมิ์ สุวะดี ไม่มีชื่อท่านผู้หญิงบุษบา". ข่าวสด. 14 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 14 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  42. ↑ "นิมนต์พระ 9 รูปเข้าบ้าน "น.ส.ศรีรัศมิ์" ที่ราชบุรี - จนท.รื้อป้อมตำรวจริมรั้วหน้าบ้าน". ข่าวสด. 14 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 15 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  43. ↑ "ภาพสุดท้ายอดีตพระองค์เจ้าศรีรัศมิ์ 9ปีบนฐานันดรศักดิ์ กลับสู่สถานะสามัญชนชื่อ 'น.ส.ศรีรัศมิ์ สุวะดี'". มติชนออนไลน์. 14 ธันวาคม 2557. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-01. Diakses tanggal 15 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  44. ↑ "สาร 'ท่านผู้หญิงศรีรัศมิ์' ขอบคุณสื่อ ขออยู่บ้านปฏิบัติธรรมกับครอบครัว". ไทยรัฐ. 17 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 17 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  45. ↑ ""ศรีรัศมิ์" ติดป้ายหน้าบ้าน ขอปฏิบัติธรรมเงียบ ๆ". ข่าวสดออนไลน์. 17 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 17 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  46. ↑ "ตร.คุมเข้มรถที่เข้า-ออก บ้านศรีรัศมิ์". ไทยรัฐ. 17 ธันวาคม 2557. Diakses tanggal 17 ธันวาคม 2557.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
Istri-istri Raja Vajiralongkorn (Rama X)
Istri-istri kerajaan
Ratu
Putri permaisuri
120px-Privy_seal_of_King_Rama_X%2C_Vajiralongkorn_of_Thailand.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Selir-selir
Selir Kerajaan
Cik Puan Mulia
Cik Puan
* mengundurkan diri dari jabatan atau bercerai
Istri-istri Raja Thailand (Rama I · Rama II · Rama III · Rama IV · Rama V · Rama VI · Rama X)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan