Minggu, 04 Oktober 2026
18:40 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Spirometri

Spirometri

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Spirometri
Diagnostik
250px-Flow-volume-loop.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siklus volume aliran oksigen yang menunjukkan keberhasilan manuver FVC. Nilai positif menunjukkan proses ekspirasi, nilai negatif menunjukkan proses inspirasi. Pada awal pemeriksaan, aliran dan volume berada si angka nol (menunjukkan volume di spirometri bukan volume di paru-paru). Alat penunjuk bergerak sesuai arah jarum jam untuk ekspirasi yang diikuti oleh inspirasi. Setelah pemeriksaan dimulai, kurva dengan cepat mencapai puncaknya (puncak aliran ekspirasi). (Catatannya adalah pada grafik ini nilai PEV 1 detik berubah-ubah karena untuk tujuan ilustrasi, hasil yang didapatkan dari pemeriksaan ini harus dianggap sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan).
MeSHD013147
250px-DoingSpirometry.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Doing spirometry

Spirometri adalah tes yang lazim digunakan untuk menilai kinerja paru dengan mengukur berapa banyak udara yang seseorang hirup, berapa banyak yang dibuang dan seberapa cepat prosesnya berlangsung. Spirometri digunakan untuk mendiagnosis asma, penyakit paru obstruksi kronis, brinkitis kronis, emfisema, fibrosis paru dan kondisi paru lainnya. Spirometri juga dapat digunakan unruk memonitor kondis paru dan memeriksa respons terapi terhadap perbaikan paru.[1][2]

Prosedur pemeriksaan ini adalah seseorang diminta untuk bernapas melalui selang yang terhubung dengan mesin yang disebut spirometri. Saat melakukan pemeriksaan akan ada instruksi terperinci dari tenaga medis tentang proses bernapas seperti apa yang mereka ingin evaluasi dan cara melakukan berbagai macam proses bernapas.[1][2]

Parameter pemeriksaan

  • Kapasitas vital paksa (FVC). Ini merupakan jumlah udara terbesar yang dapat kamu hembuskan dengan paksa setelah menarik napas sedalam mungkin. Pembacaan FVC yang lebih rendah dari nominal menunjukkan pernapasan terbatas.[3]
  • Volume ekspirasi paksa atau forced expiratory volume (FEV) 1 detik. Ini menunjukkan seberapa banyak udara yang dapat kamu paksa dari paru-paru kamu dalam satu detik. Hasil ini membantu dokter menilai tingkat keparahan masalah pernapasan kamu. Pembacaan FEV-1 yang lebih rendah menunjukkan obstruksi yang lebih signifikan.[3]

Output of a 'spirometer'

Referensi

  1. 1 2 "Spirometry: Procedure, Normal Values, and Test Results". Healthline (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-10.
  2. 1 2 "Spirometry - Mayo Clinic". www.mayoclinic.org. Diakses tanggal 2020-03-10.
  3. 1 2 Barreiro, Timothy; Perillo, Irene (2004-03-01). "An Approach to Interpreting Spirometry". American Family Physician. 69 (5): 1107–1114. ISSN 0002-838X.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan