Selasa, 29 September 2026
01:36 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Pilin

Pilin

250px-NautilusCutawayLogarithmicSpiral.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potongan dari bia gengge membentuk lengkung pilin

Dalam ilmu matematika, pilin atau pintal (bahasa Inggris:spiral) adalah bentuk lengkung yang dimulai dari sebuah titik, bergerak melingkari titik tersebut, tetapi gerakan tersebut semakin lama semakin menjauh dari titik awal.

Spiral dua dimensi

Spiral 2 dimensi secara mudah dijelaskan menggunakan sistem koordinat polar, di mana radius r adalah fungsi kontinu dari sebuah fungsi monotonik sudut θ (theta).

Beberapa bentuk spiral 2 dimensi termasuk di antaranya:

Galeri

  • Spiral Archimedean
    Spiral Archimedean
  • Spiral Cornu
    Spiral Cornu
  • Spiral Fermat
    Spiral Fermat
  • Spiral Hiperbolik
    Spiral Hiperbolik
  • Spiral Lituus
    Spiral Lituus
  • Spiral Logaritmik
    Spiral Logaritmik
  • Spiral Theodorus
    Spiral Theodorus

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan