Minggu, 04 Oktober 2026
01:51 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Penguin galápagos

Penguin galápagos

Bagikan:
Penguin galápagos
250px-Gal%C3%A1pagos_penguin_%28Spheniscus_mendiculus%29_male.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Sphenisciformes
Famili: Spheniscidae
Genus: Spheniscus
Spesies:
S. mendiculus
Nama binomial
Spheniscus mendiculus
Sundevall, 1871
250px-Galapagos_Penguin.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran penguin Galápagos

Penguin galápagos (Spheniscus mendiculus) adalah sebuah penguin endemik di Kepulauan Galapagos. Ini adalah satu-satunya penguin yang ditemukan di utara khatulistiwa.[2] Air sejuk dari Humboldt dan Cromwell Current memungkinkannya untuk bertahan hidup meskipun memiliki garis lintang tropis.

Penguin Galápagos adalah salah satu penguin berpita, spesies lain yang sebagian besar hidup di pesisir Afrika dan daratan Amerika Selatan.

Deskripsi

Pinguin galapagos memiliki bulu hitam dengan bagian bawah putih, seperti pinguin-pinguin lainnya dalam genus Spheniscus. Mereka juga memiliki karakteristik khas berupa garis putih yang melingkar di sekitar kepala mereka, yang membedakan mereka dari spesies pinguin lainnya. Mereka memiliki kaki yang pendek dan sayap yang digunakan untuk berenang, bukannya terbang.[3]

Habitat

Pinguin galapagos mendiami pulau-pulau di Kepulauan Galapagos, yang terletak di Samudra Pasifik, sekitar 1.000 km dari pantai Ekuador. Mereka hidup di sekitar pantai berbatu dan berfungsi dengan baik di perairan hangat tropis. Berbeda dengan pinguin lainnya yang tinggal di wilayah kutub atau subkutub, pinguin galapagos dapat bertahan hidup pada suhu yang lebih tinggi.[4]

Diet

Pinguin galapagos memakan ikan kecil, krustasea, dan moluska yang mereka tangkap dengan menyelam ke dalam laut. Mereka sangat terampil dalam berenang dan menggunakan kaki mereka untuk bergerak dengan cepat di bawah air. Selama berburu, pinguin ini dapat menyelam hingga kedalaman 20 meter, meskipun mereka lebih sering berburu di perairan yang lebih dangkal.[5]

Reproduksi

Pinguin galapagos berkembang biak sepanjang tahun, tetapi kebanyakan bertelur antara bulan Maret hingga Juli. Biasanya, pinguin ini bertelur dua butir, dan kedua induknya bersama-sama merawat telur tersebut. Setelah menetas, anak pinguin akan diasuh oleh kedua orang tua sampai cukup besar untuk berburu sendiri.[6]

Ancaman dan Konservasi

Pinguin galapagos terancam oleh beberapa faktor, termasuk perubahan iklim, predasi oleh hewan non-pribumi, dan penurunan ketersediaan makanan akibat perubahan kondisi laut. Perubahan suhu laut dapat memengaruhi distribusi ikan yang menjadi sumber makanan utama mereka, sementara predator seperti kucing dan tikus yang dibawa manusia ke pulau-pulau Galapagos juga mengancam populasi pinguin. Status konservasi pinguin galapagos saat ini adalah genting, dengan perkiraan hanya sekitar 1.500 individu yang tersisa di alam liar.[7]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2012). "Spheniscus mendiculus". IUCN Red List of Threatened Species. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite journal}}: |ref=harv tidak validPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: old-form url (help)
  2. ↑ "World Wide Fund for Nature - Galapagos Penguin Facts". World Wide Fund for Nature.
  3. ↑ Boersma, P. D. (2001). "The Galapagos Penguin: A Review of its Biology and Conservation". Conservation Biology. 15 (2): 403–413.
  4. ↑ Hays, G. C. (2016). Marine Animal Ecology. Springer.
  5. ↑ Fowler, K. J. (2001). "Feeding Ecology of the Galapagos Penguin (Spheniscus mendiculus)". Marine Ecology Progress Series. 218: 295–304.
  6. ↑ Griffiths, R. A. (1998). "Breeding and Nesting of the Galapagos Penguin". Journal of Field Ornithology. 69 (3): 312–320.
  7. ↑ Trueman, C. N. (2014). "The Conservation Status of the Galapagos Penguin". Conservation Biology. 28 (4): 1023–1032.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media yang terkait dengan:
Spheniscus mendiculus (kategori)
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Spheniscus mendiculus.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan