Minggu, 04 Oktober 2026
13:33 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Sonbai

Bagikan:

Sonbai (juga dieja Sonnebay, Sonba'i, atau Sonbait) adalah sebuah dinasti kepangeranan Indonesia yang memerintah di berbagai wilayah Timor Barat setidaknya dari abad ke-17 hingga tahun 1950-an. Dinasti ini dikenal sebagai kerajaan paling bergengsi bagi suku Atoni di Timor Barat, dan menjadi subjek dari banyak mitos dan cerita.

Menurut sebagian besar legenda, Sonbai berasal dari Wehali di wilayah tengah Timor yang berbahasa Tetun, pusat gravitasi politik dan budaya klasik di Timor. Leluhur garis keturunan tersebut, yang merupakan saudara dari Liurai (penguasa) Wehali, bermigrasi ke dataran tinggi Timor Barat, di mana ia menikahi seorang putri seorang penguasa Atoni setempat, Kune, dan mewarisi tanahnya. Berbagai kerajaan Atoni cenderung mengaitkan diri mereka secara genealogis dengan Sonbai, meskipun mereka tidak mengakuinya secara politis sebagai penguasa mereka. Legenda lain menyatakan bahwa Sonbai pertama turun dari langit.[1]

Referensi

  1. ↑ H. G. Schulte Nordholt (1971), The political system of the Atoni of Timor, pp. 262-74.

Sumber

  • H. Hägerdal (2007), 'Rebellions or Factionalism?', Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 163:1, pp. 1–33.
  • P. Middelkoop (1938), 'Iets over Sonba'i, het bekende vorstengeslacht in Timor', Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde 78, pp. 392–509.
  • A. de Roever (2002), De jacht op sandelhout: De VOC en de tweedeling van Timor in de zeventiende eeuw, Zutphen: Walburg Pers.
  • H.G. Schulte Nordholt (1971), The Political System of the Atoni of Timor, The Hague: M. Nijhoff.
  • F.A.E. van Wouden (1968), Types of Social Structures in Eastern Indonesia, Den Haag.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan