Sabtu, 24 Oktober 2026
18:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Solusi berbasis alam

Bagikan:

Solusi berbasis alam (nature-based solutions atau nature-based systems, NBS atau NbS) mendeskripsikan perkembangan dan penggunaan alam (keanekaragaman hayati) dan proses-proses alami untuk menangani beragam masalah lingkungan dan masalah sosial.[1] Isu-isu tersebut dapat mencakup mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, isu-isu keamanan manusia seperti keamanan air dan keamanan makanan, serta mitigasi bencana.[2] Tujuan dari hal ini adalah ekosistem yang tangguh (baik alami, dikelola maupun dibuat oleh manusia) memberi solusi untuk kebaikan baik masyarakat dan keanekaragaman hayati.[3] 2019 UN Climate Action Summit menyorot solusi berbasis alam sebagai sebuah metode efektif untuk menangkal perubahan iklim.[4] Contohnya, solusi berbassi alam untuk adaptasi perubahan iklim dapat mencakup pengendalian banjir alami, mengelola wilayah pesisir dan memberi pendinginan lokal.[5]: 310 

Referensi

  1. ↑ Girardin, Cécile A. J.; Jenkins, Stuart; Seddon, Nathalie; Allen, Myles; Lewis, Simon L.; Wheeler, Charlotte E.; Griscom, Bronson W.; Malhi, Yadvinder (2021). "Nature-based solutions can help cool the planet — if we act now". Nature. 593 (7858): 191–194. Bibcode:2021Natur.593..191G. doi:10.1038/d41586-021-01241-2. PMID 33981055.
  2. ↑ Debele, S. E.; Leo, L. S.; Kumar, P.; Sahani, J.; Ommer, J.; Bucchignani, E.; Vranić, S.; Kalas, M.; Amirzada, Z.; Pavlova, I.; Shah, M. A. R.; Gonzalez-Ollauri, A.; Di Sabatino, S. (2023). "Nature-based solutions can help reduce the impact of natural hazards: A global analysis of NBS case studies". Science of the Total Environment (dalam bahasa Inggris). 902: 165824. Bibcode:2023ScTEn.90265824D. doi:10.1016/j.scitotenv.2023.165824. hdl:11585/953217. PMID 37527720.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ Eggermont, Hilde; Balian, Estelle; Azevedo, José Manuel N.; Beumer, Victor; Brodin, Tomas; Claudet, Joachim; Fady, Bruno; Grube, Martin; Keune, Hans (2015). "Nature-based Solutions: New Influence for Environmental Management and Research in Europe" (PDF). Gaia - Ecological Perspectives for Science and Society (dalam bahasa Inggris). 24 (4): 243–248. doi:10.14512/gaia.24.4.9. S2CID 53518417. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 7 Mei 2020. Diakses tanggal 24 Mei 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Environment, U. N. (2019). "Nature-Based Solutions for Climate". UNEP - UN Environment Programme (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-01-11.
  5. ↑ Parmesan, C., M.D. Morecroft, Y. Trisurat, R. Adrian, G.Z. Anshari, A. Arneth, Q. Gao, P. Gonzalez, R. Harris, J. Price, N. Stevens, and G.H. Talukdarr, 2022: Chapter 2: Terrestrial and Freshwater Ecosystems and Their Services. In: Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [H.-O. Pörtner, D.C. Roberts, M. Tignor, E.S. Poloczanska, K. Mintenbeck, A. Alegría, M. Craig, S. Langsdorf, S. Löschke, V. Möller, A. Okem, B. Rama (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, UK and New York, NY, USA, pp. 197–377, doi:10.1017/9781009325844.004.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan