Rabu, 04 November 2026
14:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Solomon Sir Jones

Bagikan:

Solomon Sir Jones (1869-1936) adalah seorang pendeta dan pembuat film amatir asal Amerika, yang dikenal atas kumpulan 29 film hitam-putih bisu buatannya (sebanyak rekaman berjangka 355 menit) yang mendokumentasikan komunitas Afrika-Amerika di Oklahoma dari 1924 sampai 1928.[1] Pada 2016, film-film Jones terpilih untuk penyajian dalam Pendaftaran Film Nasional Amerika Serikat oleh Perpustakaan Kongres karena "signifikan secara budaya, sejarah, atau aestetik."[2]

Kehidupan pribadi

Selain berkarya dalam perfilman, Jones adalah seorang pengusaha dan pendeta Baptis, yang mendirikan dan menjadi pastor dari sekitar 15 gereja pada masa hidupnya.[1] Ia adalah putra dari mantan budak, yang dilahirkan di Tennessee dan dibesarkan di Selatan Amerika, sebelum pindah ke Oklahoma, di mana ia tinggal pada sebagian besar masa hidupnya.[1] Jones gemar bepergian, tak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga ke Prancis, Inggris, Palestina, Swiss, Italia, Afrika Utara, dan Jerman, sesambil ia memfilmkan perjalanannya.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Sergio (Juli 4, 2014). "Living Black History on Film: The Remarkable Movies of Solomon Sir Jones". Indiewire. Diakses tanggal Desember 14, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Rainey, James (Desember 14, 2016). ""'The Birds,' 'The Lion King,' 'Thelma & Louise' Join National Film Registry"". Variety. Diakses tanggal Desember 14, 2016.{{cite web}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan