Minggu, 04 Oktober 2026
16:21 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Sjamsuddin Mangan

pengusaha Indonesia

Bagikan:

Sjamsuddin Mangan (22 Maret 1924 – 13 April 1968) atau akrab disapa Haji Mangan adalah seorang pengusaha bidang tekstil Indonesia yang berkiprah di Jakarta. Ia merupakan Ketua Kadin Jakarta pertama yang menjadi cikal bakal Kadin Indonesia. Ia dikenal mempelopori Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada 1968 menyambut HUT DKI Jakarta ke-441.[1][2]

Sjamsuddin Mangan lahir pada 22 Maret 1924 di Padang dari keluarga Minangkabau asal Pandai Sikek, Sumatera Barat.[3] Ia mengenyam pendidikan HIS, MULO-B, dan Thawalib di Padang.

Semasa muda, ia aktif di militer dengan pangkat terakhir Kapten TNI-AD. Pada masa revolusi fisik (1949), ia memimpin suatu delegasi pemuda untuk menghadap pemimpin Tentara Sekutu di Hotel Oranje dengan mebawa bendera Merah Putih. Ia meminta Tentara Sekutu tidak menurunkan bendera Merah Putih yang mereka naikkan; mereka bersedia ditembak jika Tentara Sekutu menurunkannya. Setelah pengakuan kedaulatan, ia berdinas di Kementerian Pertahanan.[4]

Sjamsuddin Mangan meninggal di Jakarta pada 13 April 1968 dalam usia 44 tahun. Ia dianugerahkan penghargaan Warga Teladan DKI Jakarta (penghargaan yang baru pertama kali diberikan) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas jasanya memajukan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.[5][6][7][8]

Sjamsuddin Mangan menikah dengan Almi asal Nagari Guguak. Pasangan ini dikaruniai sembilan anak. Di antara mereka: Yelia S. Mangan, kelak menjadi Senior Vice President Bank Danamon; Linda S. Mangan, finalis None Jakarta 1969 dan kelak menjadi istri Ali Sadikin.[3][9]

Referensi

  1. ↑ Djojonegoro, Wardiman (2016-06-09). Sepanjang Jalan Kenangan. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 978-602-424-040-0.
  2. ↑ Pertiwi. Yayasan Gema Pratasa. 1991.
  3. 1 2 Siapa mengapa sejumlah orang Minang. Biro Penerbitan, Badan Koordinasi Kemasyarakatan/Kebudayaan Alam Minangkabau DKI Jakarta. 1995. ISBN 978-979-8790-00-3.
  4. ↑ Tjanang. Kantor Penghubung Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat. 1968.
  5. ↑ Sadikin, Ali; Hadimadja, Ramadhan Karta (1992). Bang Ali demi Jakarta (1966-1977): memoar. Pustaka Sinar Harapan. ISBN 978-979-416-165-4.
  6. ↑ https://megapolitan.kompas.com/read/2022/06/10/05000021/mengenal-haji-mangan-tangan-kanan-ali-sadikin-gagas-jakarta-fair-dan
  7. ↑ Fair, Djakarta (1968). Djakarta Fair, 15 Djuni-15 Djuli, dalam rangka hari ulang tahun ke-441 Djakarta Raya di Lapangan Merdeka Monas.
  8. ↑ https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/old23/20165255-S39-Pembentukan%20Djakarta.pdf
  9. ↑ Tantangan nasional. Leknas. 1970.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan