Kamis, 22 Oktober 2026
06:55 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Sirkumambulasi

Sirkumambulasi

Bagikan:
330px-StupaCircumDevotees.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief[pranala nonaktif permanen] yang menggambarkan penganut Buddha pada masa India kuna (biksu di sebelah kiri, pasangan awam di sebelah kanan, dan patung di belakang mereka) sedang mengelilingi stupa di kuil chaitya.

Sirkumambulasi[1] (dari bahasa Latin circum 'mengelilingi'[2] dan ambulātus 'berjalan'[3]) adalah tindakan mengelilingi suatu benda atau lambang pujaan (idol) yang dianggap suci.[4]

Sirkumambulasi terhadap candi atau gambaran dewa adalah bagian tak terpisahkan dalam praktik peribadatan Hindu dan Buddha (yang dalam bahasa Sanskerta disebut pradakśina atau pradakshinaṇā ).[5] Tindakan demikian juga terdapat dalam agama-agama lain seperti Kristen, Yahudi, dan Islam.

Referensi

  1. ↑ Goblet d'Alviella, Eugène (1908). Circumambulation in: Encyclopædia of Religion and Ethics, Volume 3, 667 - 669. Edinburgh: Clark.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. ↑ "Circum-". Dictionary.com. Diakses tanggal 2014-03-07.
  3. ↑ "Ambulate". Dictionary.com. Diakses tanggal 2014-03-07.
  4. ↑ Bowker, John (1999). The Oxford Dictionary of World Religions. New York: Oxford University Press. hlm. 224. ISBN 0-19-866242-4.
  5. ↑ "Buddhamind.info: Circumambulation". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-17. Diakses tanggal 2019-07-14.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan