| Sirih merah | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| (tanpa takson): | |
| (tanpa takson): | |
| (tanpa takson): | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | P. ornatum |
| Nama binomial | |
| Piper ornatum | |
Sirih merah adalah tumbuhan merambat yang dibudidaya karena khasiat pengobatan dan juga keindahan daunnya. Tumbuhan ini masih berkerabat dekat dengan sirih maupun lada. Nama ilmiah tumbuhan asal Sulawesi ini adalah Piper ornatum. Namun, beberapa pustaka mengacaukannya dengan Piper crocatum, tumbuhan yang tidak dibudidayakan yang berasal dari benua Amerika.[1]
Sirih merah mengandung polifenol, flovonoid, tanin, dan saponin, yang memberikan khasiat terapeutik. Sifat antibakteri dan antiseptik alami dari tumbuhan ini dapat membantu melawan infeksi. Di samping itu, kandungan antioksidannya berkhasiat dalam melindungi sel-sel di dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. [2]
Sirih merah juga dapat digunakan sebagai obat diabetes melitus, hepatitis, asam urat, batu ginjal, menurunkan kolestrol, mencegah strok, keputihan, radang prostat, radang mata, maag, kelelahan, nyeri sendi, dan memperhalus kulit. Rebusan daun ini memiliki rasa yang lebih pekat dari sirih biasa.
Referensi
- ↑ "Info di GRIN Taxonomy of Plants". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-21. Diakses tanggal 2010-04-22.
- ↑ Halodoc, Redaksi. "Sirih Merah Obat Apa? Ini Dia Khasiat Ajaibnya". halodoc. Diakses tanggal 2026-07-26.
{{cite web}}:|first=memiliki nama generik
| Piper ornatum |
|
|---|---|
Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |