Sabtu, 31 Oktober 2026
10:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Siren besar

Siren besar

Bagikan:
Siren besar
Rentang waktu: Blancan–present [1]
250px-Siren_lacertina_side_view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Siren_lacertina_face.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Urodela
Genus: Siren
Spesies:
S. lacertina
Nama binomial
Siren lacertina
Linnaeus, 1766
250px-Greater_siren_range_New_research.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Siren besar (Siren lacertina) adalah sebuah spesies salamander pada genus Siren. Spesies ini adalah spesies siren paling besar, serta menjadi salah satu amfibi terbesar di Amerika Utara. Siren besar dapat ditemukan di dataran pesisir Amerika Serikat.

Deskripsi

Siren besar adalah salamander terpanjang ketiga di belahan Bumi barat.[4] Hewan ini adalah hewan pedomorf, seperti siren lainnya. Mereka tidak memiliki kaki belakang dan tulang panggul, serta memiliki insang eksternal sepanjang masa hidup mereka, bersamaan dengan paru-paru kecil. Siren besar tidak memiliki kelopak mata, dan memiliki sabuk pektoral yang tidak menyatu.[5] Mereka memiliki panjang sekitar 15 cm (5,9 in) saat baru menetas, lalu tumbuh hingga panjang yang berkisar dari 18 hingga 97 cm (7 hingga 38 in).[6][7] Beratnya dapat berkisar dari 55 hingga 1,000 g (1,9401 hingga 0,0353 oz).[8][9] Warnanya beragam tiap sebaran, tetapi biasanya berwarna mirip zaitun atau kelabu dengan titik-titik hijau atau kuning kecil di sisinya.

Referensi

  1. ↑ "Siren lacertina Linnaeus 1766 (greater siren)". Fossilworks. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Desember 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ IUCN SSC Amphibian Specialist Group. (2022). "Siren lacertina". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2022 e.T59492A53988286. doi:10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T59492A53988286.en. Diakses tanggal 11 September 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  3. ↑ "Siren lacertina". NatureSrve Explorer. The Nature Conservancy.
  4. ↑ Luhring, Thomas Marshall. Population ecology of greater siren, Siren lacertina. OCLC 1256711146.
  5. ↑ Vitt, Laurie J.; Caldwell, Janalee P. (2014). Herpetology: an introductory biology of amphibians and reptiles (Edisi 4th ed). Amsterdam Heidelberg: Elsevier. ISBN 978-0-12-386919-7.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  6. ↑ Heisler, N.; Forcht, G.; Ultsch, G. R.; Anderson, J. F. (1982-08-01). "Acid-base regulation in response to environmental hypercapnia in two aquatic salamanders, Siren lacertina and Amphiuma means". Respiration Physiology. 49 (2): 141–158. doi:10.1016/0034-5687(82)90070-6. ISSN 0034-5687.
  7. ↑ "Greater Siren - North Carolina". web.archive.org. 2014-10-20. Diakses tanggal 2024-11-27.
  8. ↑ Martin, Karen M.; Hutchison, Victor H. (1979). "Ventilatory Activity in Amphiuma tridactylum and Siren lacertina (Amphibia, Caudata)". Journal of Herpetology. 13 (4): 427–434. doi:10.2307/1563477. ISSN 0022-1511.
  9. ↑ Deyle, Anna (2011-01-01). "Population Genetics of Amphiuma means and Siren lacertina in Central Florida". USF Tampa Graduate Theses and Dissertations.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan