Minggu, 25 Oktober 2026
13:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Sinema ekspresionis Jerman

Sinema ekspresionis Jerman

Bagikan:
Sinema ekspresionis Jerman
250px-CABINET_DES_DR_CALIGARI_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potongan gambar dari desain set yang terdistorsi dalam film bisu tahun 1920 The Cabinet of Dr. Caligari
Tahun aktifakhir 1910-an – awal 1930-an
LokasiJerman
Tokoh terkenal
MemengaruhiDampak traumatis Perang Dunia I dan suasana penuh ketakutan perlahan dari Republik Weimar
Dipengaruhi

Sinema ekspresionis Jerman merupakan bagian dari sejumlah gerakan kreatif terkait di Jerman pada awal abad ke-20 yang mencapai puncaknya di Berlin pada 1920-an. Perkembangan ini merupakan bagian dari gerakan Ekspresionisme yang lebih luas dalam budaya Eropa Barat Laut, mencakup bidang arsitektur, tari, lukisan, patung, dan sinema.

Karakteristik

Ekspresionisme Jerman adalah gerakan seni pada awal abad ke-20 yang menekankan ekspresi emosi batin seniman daripada berusaha meniru realitas.[1] Film ekspresionis Jerman menolak realisme sinematik dan menggunakan distorsi visual serta penampilan yang sangat ekspresif untuk mencerminkan konflik batin.[2]

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Expressionist films.
  1. ↑ "German expressionism". Tate. Diakses tanggal 5 Juni 2023.
  2. ↑ "What is German Expressionism? A beginner's guide". Movements In Film (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 5 Juni 2023.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan