Minggu, 27 September 2026
02:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Sinema Jerman

Sinema Jerman

Sinema Jerman
250px-Bundesarchiv_Bild_146-1988-035-15%2C_Berlin%2C_Wintergarten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bioskop Wintergarten Berlin adalah tempat dari sinema pertama, dengan sebuah film pendek yang dipersembahkan oleh Skladanowsky bersaudara pada 1 November 1895
Jumlah layar4,637 (2014)[1]
 • Per kapita6.2 per 100,000 (2011)[2]
Distributor utamaWarner 19.5%
Walt Disney 11.5%
Sony Pictures 11.1%[3]
Film fitur yang diproduksi (2011)[4]
Fiksi128 (60.4%)
Animasi5 (2.4%)
Dokumenter79 (37.3%)
Jumlah admisi (2014)[1]
Total121,740,690
 • Per kapita1.50 (2014)
Film nasional32,100,000 (26,7%)
Keuntungan Box Office (2014)[1]
Total€980 juta

Sinema Jerman merujuk kepada industri film yang berbasis di Jerman dan telah diperdagangkan pada akhir abad ke-19. Sinema Jerman membuat kontribusi artistik dan teknikan utama dalam bidang film pada 1918-1933.

Tidak seperti sinema nasional lainnya, yang dikembangkan dalam sistem politik yang stabil dan relatif berkelanjutan, sinema Jerman mengalami perubahan-perubahan besar dengan identitasnya pada abad ke-20. Perubahan-perubahan tersebut dikarenakan periodisasi sinema nasional sampai keberhasilan pada zaman dan gerakan yang berbeda.[5]

Bacaan tambahan

Budaya Jerman
  • Bergfelder, Tim, et al. eds. The German Cinema Book (2008)
  • Blaney, Martin. Symbiosis or Confrontation? (Bonn, 1992)
  • Brockman, Stephen. A Critical History of German Film (2011)
  • Garncarz, Joseph, and Annemone Ligensa, eds. The Cinema of Germany (Wallflower Press, distributed by Columbia University Press; 2012) 264 pages; analyses of 24 works from silent movies to such contemporary films as "Good Bye, Lenin!"
  • Hake, Sabine. German National Cinema (2002; 2nd ed. 2008)
  • Heiduschke, Sebastian. East German Cinema: DEFA and Film History (2013)
  • Hoffman, Kay 1990 Am Ende Video – Video am Ende? Berlin
  • Kapczynski, Jennifer M. and Michael D. Richardson, eds. (2012) A New History of German Cinema (Rochester Camden House, 2012) 673 pp. online review
  • Kracauer, Siegfried. (2004) From Caligari to Hitler: A Psychological History of the German Film. Princeton: Univ. of Princeton Press. ISBN 0-691-11519-2
  • Schneider, Irmela 1990 Film, Fernsehen & Co. Heidelberg.
  • Fay, Jennifer. 2008. Theaters of Occupation: Hollywood and the Reeducation of Postwar Germany. Minneapolis: Univ. of Minnesota Press. ISBN 978-0-8166-4745-3

Referensi

  1. 1 2 3 "Marktdaten - Kinoergebnisse". FFA - Filmförderungsanstalt. Diakses tanggal 25 Maret 2015.
  2. ↑ "Table 8: Cinema Infrastructure - Capacity". UNESCO Institute for Statistics. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 5 November 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Table 6: Share of Top 3 distributors (Excel)". UNESCO Institute for Statistics. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-24. Diakses tanggal 5 November 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Table 1: Feature Film Production - Genre/Method of Shooting". UNESCO Institute for Statistics. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-24. Diakses tanggal 5 November 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Pam Cook (2007). The Cinema Book. London: British Film Institute. hlm. 207. ISBN 978-1-84457-192-5.

Pranala luar

Templat:Kotak navigasi sinema dunia

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan