Sabtu, 24 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Sindrom Leigh

Sindrom Leigh

Bagikan:
250px-Fphys-12-693734-g002_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
sindrom Leigh

Sindrom Leigh (bahasa Inggris:Leigh's disease, Leigh syndrome, Subacute Necrotizing Encephalomyelopathy, SNEM, LS) adalah kelainan neurometabolisme yang berdampak pada sistem saraf pusat. Mutasi gen pada berkas SURF1 merupakan salah satu penyebab yang paling ditemukan, dan defisiensi COX (bahasa Inggris:cytochrome c oxidase) adalah fitur yang khas ditemukan pada otot penderita SL dengan defisiensi SURF1.[1]

Saat ditemukan pertama kali pada tahun 1951, LS dijabarkan sebagai penyakit neurodegeneratif progresif dengan lesi neuropatologis pada ganglia dasar, batang otak dan kadang-kadang juga pada struktur lain dari sistem saraf pusat.

Penderita LS saat ini dirawat dengan asupan vitamin B1, atau minyak kedelai.[2]

Rujukan

  1. ↑ (Inggris) "Light and electron microscopy characteristics of the muscle of patients with SURF1 gene mutations associated with Leigh disease". Department of Pathology, The Children’s Memorial Health Institute, et al; M Pronicki, E Matyja, D Piekutowska-Abramczuk, T Szymańska-Dębińska, A Karkucińska-Więckowska, E Karczmarewicz, W Grajkowska, T Kmieć,5 E Popowska, dan J Sykut-Cegielska. Diakses tanggal 2010-07-04.
  2. ↑ (Inggris) "Adult leigh syndrome: treatment with intravenous soybean oil for acute central respiratory failure". Department of Neurology, Amagasaki Prefectural Hospital; Kumagai R, Ichikawa K, Yasui T, Kageyama Y, Miyabayashi S. Diakses tanggal 2010-07-04.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan