Jumat, 02 Oktober 2026
03:17 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Simon Grunau

Bagikan:

Simon Grunau (meninggal sekitar tahun 1530) adalah penulis Preussische Chronik, karya tulis pertama mengenai sejarah Prusia. Satu-satunya informasi pribadi mengenai dirinya yang diketahui adalah informasi yang ia tulis sendiri di dalam karyanya: bahwa ia adalah seorang pendeta Dominikan dari Tolkemit (Tolkmicko) di dekat Frauenburg (Frombork) di sebelah utara Elbing (Elbląg) di Negara Ordo Teutonik.[1] Ia berkhotbah di Danzig (Gdańsk) dan mengklaim bahwa ia pernah bertemu dengan Paus Leo X dan Raja Polandia Sigismund I yang Tua. Kroniknya ditulis dalam bahasa Jerman, tetapi tahun pembuatannya tidak diketahui secara pasti (kemungkinan antara tahun 1517 hingga 1529). Buku ini terdiri dari 24 bab yang berisi tentang bentang alam, pertanian, penghuni, adat istiadat dan sejarah orang-orang Prusia lama dari masa paling awal hingga sekitar tahun 1525 (ketika Kadipaten Prusia yang Protestan didirikan).[2] Di dalam buku ini juga terdapat ratusan kosakata dalam bahasa Prusia. Walaupun isinya penuh dengan prasangka dan didasarkan pada sumber yang meragukan, karya ini sangat populer dan menjadi sumber utama informasi mengenai mitologi Prusia.[3] Kronik ini disebarkan sebagai manuskrip yang sering disalin dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1876. Namun, sebagian besar sejarawan modern menganggap Preussische Chronik sebagai karya fiksi.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Puhvel, Jaan (1974). "Indo-European Structure of Baltic Pantheon". Myth in Indo-European antiquity. University of California Press. hlm. 79. ISBN 0-520-02378-1.
  2. 1 2 Simas Sužiedėlis, ed. (1970–1978). "Grunau, Simon". Encyclopedia Lituanica. Vol. II. Boston, Massachusetts: Juozas Kapočius. hlm. 393–394. LCC 74-114275.
  3. ↑ Friedrich, Karin (2000). The Other Prussia: Royal Prussia, Poland and Liberty, 1569-1772. Cambridge University Press. hlm. 81–84. ISBN 0-521-58335-7.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan