Jumat, 23 Oktober 2026
21:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Sima Maoying

Bagikan:

Sima Maoying (司馬茂英) (393?[1]–439) merupakan seorang putri Dinasti Jin (265-420) (yang bergelar Putri Haiyan (海鹽公主)) dan juga merupakan seorang Permaisuri dari Dinasti Liu Song. Ayahandanya adalah Kaisar Gong dari Jin dan ibundanya adalah Chu Lingyuan, dan suaminya adalah Kaisar Shao dari Liu Song.

Ia dilantik sebagai putri pada masa pemerintahan ayahandanya yang singkat (419-420), dan pada saat itu juga ia menikah dengan Liu Yifu, yang merupakan ahli waris seorang jenderal yang berkuasa Kaisar Wu dari Liu Song. Pada tahun 420, ayah mertuanya memaksa ayahandanya menyerahkan takhtanya, Jin berakhir dan awal dari Liu Song. Liu Yifu diangkat sebagai Putra mahkota yang kemudian membuatnya mendapatkan gelar putri mahkota. Pada tahun 421 ayahandanya tewas terbunuh oleh suaminya dan pada tahun 422, setelah Liu Yu meninggal, Liu Yifu naik takhta sebagai Kaisar Shao dan ia dilantik sebagai permaisurinya.

Namun pada tahun 424 para pejabat yang memecat Kaisar Shao berpendapat bahwa ia tidak layak duduk diatas takhta yang kemudian memecatnya dan menurunkan gelarnya menjadi Pangeran Yingyang. Permaisuri Sima kemudian juga merosot gelarnya menjadi Putri Yingyang. Tak lama kemudian para pejabat berkomplot untuk membunuh Liu Yifu dan menggantikannya dengan kakandanya yang lebih cakap Kaisar Wen dari Liu Song, dan Kaisar Wen pada tahun 432 menjadikan keponakannya Liu Lang (劉郎) (putra kakandanya Liu Yigong (劉義恭) Pangeran Jiangxia) diangkat sebagai anak dan melantiknya sebagai Pangeran Nanfeng. Mantan Permaisuri Sima kemudian bergelar Putri Janda dari Nanfeng. Ia meninggal pada tahun 439.

Catatan

  1. ↑ The date is according to the Song Shu, but a commentator to Song Shu, Zhang Senkai (張森楷), commented that this would make her some 13 years older than her husband, which seemed rather unlikely even for a political marriage, and commented that it was far more likely she was born around the same time as her husband. It should also be noted that this birthdate would make her be born when her father was only seven years old and her mother nine years old, so it appeared that Zhang was quite likely correct in his skepticism.
Keluarga Aisin Gioro
Didahului oleh:
Tidak ada (dinasti dibangun)
Permaisuri Liu Song
422–424
Diteruskan oleh:
Permaisuri Yuan Qigui
Didahului oleh:
Permaisuri Chu dari Jin
Kaisar Tiongkok (Selatan)
422–424
Kaisar Tiongkok (Henan)
422–423
Diteruskan oleh:
Permaisuri Taiwu dari Wei Utara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan