Kamis, 24 September 2026
20:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Sima Chi

Kaisar Dinasti Jin

Kaisar Huai dari Jin
Kaisar Dinasti Jin
Berkuasa307 – 14 Maret 313
PendahuluSima Lun
PenerusKaisar Min dari Jin
Putra Mahkota Dinasti Jin
Masa jabatan305–307
PendahuluSima Ying
PenerusKaisar Min dari Jin
Lahir284
Meninggal14 Maret 313(313-03-14) (umur 28–29)
AyahKaisar Wu
IbuPutri Wang
Nama lengkap
Nama keluarga: Sima (司馬; sī mǎ)
Nama kecil: Chi (熾, chì)
Nama anumerta
Lengkap: Xiaohuai (孝懷, xiào huái)
harfiah "Berbakti dan Dirindukan"
Disingkat: Huai (懷, huái)
maknanya: "Dirindukan"

Kaisar Huai dari Jin (Hanzi sederhana:晋怀帝; Hanzi tradisional:晉懷帝; Pinyin:Jìn Huái Dì; Wade–Giles:Chin Huai-ti; 284 - 14 Maret 313), nama pribadi Sima Chi (司馬熾), nama kehormatan Fengdu (豐度), adalah seorang kaisar dari Dinasti Jin.

Kaisar Huai ditangkap pada 311 dan kemudian dieksekusi pada 313 atas perintah Liu Cong, penguasa negara bagian Xiongnu Han Zhao.

Pangeran Yuzhang dan Pangeran Mahkota

Sima Chi adalah salah satu putra bungsu Sima Yan, kaisar pendiri Dinasti Jin dari selirnya, Putri Wang Yuanji (王媛姬).[a] Tidak lama sebelum kematian Kaisar Wu pada Mei 290, Sima Chi diangkat menjadi Pangeran Yuzhang pada 22 Desember 289.[1] Pada fase awal Pemberontakan Delapan Pangeran selama masa kekuasaan kakak tirinya Sima Zhong yang cacat, Sima Chi menjauhkan diri baik dalam urusan politik atau militer. Ia memilih untuk belajar sejarah.

Pada akhir 304, Ketika Kaisar Hui dibawa secara paksa dari ibu kota Luoyang ke Chang'an, yang saat itu berada di bawah kendali wali Sima Yong, Pangeran Hejian, Pangeran Chi terpaksa menemani kaisar. Pada Februari 305, ketika saudara tirinya yang lebih ambisius, Sima Ying, putra mahkota, diturunkan kembali menjadi Pangeran Chengdu oleh Sima Yong, Pangeran Chi diangkat menjadi putra mahkota untuk menggantikannya. Awalnya ia akan menolak kehormatan tersebut, karena percaya bahwa keponakannya, Sima Tan, Pangeran Qinghe dan mantan putra mahkota, seharusnya dikembalikan ke posisi itu, tetapi dibujuk untuk menerimanya oleh rekannya, Xiu Su (脩肅). Kemudian, setelah Sima Yue, Pangeran Donghai, mengalahkan Sima Yong pada tahun 306, Putra Mahkota Chi menemani Kaisar Hui dan kembali ke Luoyang.

Pada Januari 307, Kaisar Hui diracuni. (Sebagian besar sejarawan percaya bahwa Sima Yue memerintahkan pembunuhan itu, tetapi tidak ada bukti yang meyakinkan.) Istri Kaisar Hui, Yang Xianrong, yang percaya bahwa dia tidak akan dihormati sebagai permaisuri jika saudara iparnya mewarisi takhta, mencoba agar Sima Tan dinyatakan sebagai kaisar; namun, usahanya ditolak oleh Sima Yue, dan Putra Mahkota Chi naik takhta sebagai Kaisar Huai. Kaisar Huai menghormatinya dengan gelar "Permaisuri Hui," tetapi bukan permaisuri. Dia mengangkat istrinya, Putri Mahkota Liang Lanbi, sebagai permaisuri.

Catatan

  1. Sima Yan memiliki selir yang kebetulan bernada sama dengan nama ibunya, Wang Yuanji. Menurut biografi Wang Yuanji di Kitab Jin, tidak ada yang mengenal asal usulnya. Ia juga meninggal muda, kemungkinan tidak lama setelah kelahiran anaknya.

Referensi

  1. jiashen day of the 11th month of the 10th year of the Tai'kang era, per Emperor Wu's biography in Book of Jin
40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan