Jumat, 06 November 2026
23:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Silenos

Silenos

Bagikan:
250px-Sileno_del_100-150_con_testa_di_et%C3%A0_flavia%2C_da_originali_del_primo_ellenismo_della_cerchia_di_lisisppo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang Silenus.

Dalam mitologi Yunani, Silenos (/saɪˈliːnəs/; bahasa Yunani Kuno:Σειληνός, translit. Seilēnós) adalah seorang teman dan pengajar dewa anggur Dionysus. Silenos juga memimpin daimon lain berkaitan dengan kreativitas musik, ekstasi kenabian, kegembiraan dalam keadaan mabuk, tarian dan gerak tubuh dalam keadaan mabuk.[1]

Dalam mitologi

Silenos adalah mahluk berbadan manusia tetapi memiliki telinga (dan kadang-kadang dengan ekor dan kaki) kuda.[2] Silenos sangat menyukai minuman anggur dan selalu dalam keadaan mabuk sehingga dia harus selalu disokong oleh Satir atau dibawa oleh keledai. Silenos digambarkan sebagai pengikut Dionisos yang paling bijak, paling tua, dan paling pemabuk. Dalam mitos Orfik, dia disebut sebagai guru Dionisos.[3]

Kebijaksanaan

Salah satu tema dalam filsafat dan sastra Yunani adalah kebijaksanaan Silenos yang mengemukakan filsafat antinatalisme:

Anda, yang paling diberkati dan paling bahagia di antara manusia, mungkin akan menganggap mereka yang telah meninggal dunia sebelum Anda sebagai orang-orang yang diberkati dan paling bahagia, dan Anda bahkan mungkin akan menganggap bahwa mengatakan sesuatu yang buruk atau salah tentang mereka adalah suatu pelanggaran hukum, karena mereka sekarang telah berubah menjadi lebih baik dan lebih halus. Pemikiran ini sudah sangat tua sampai orang yang pertama kali mengucapkannya sudah tidak dikenal lagi; hal ini telah diwariskan kepada kita sejak lama, dan oleh karena itu tidak diragukan lagi kebenarannya. Terlebih lagi, Anda tahu apa yang sering diucapkan sehingga dianggap sebagai ungkapan yang biasa? Apa itu, dia bertanya? Dia menjawab: Yang terbaik adalah tidak dilahirkan sama sekali; dan yang terbaik kedua adalah mati daripada hidup; dan ini ditegaskan bahkan oleh kesaksian ilahi.

– Aristoteles, Eudemus (354 SM), fragmen yang masih ada yang dikutip dalam Plutarch, Moralia. Konsolatio ad Apollonium, detik. xxvii (abad ke-1 M)

Referensi

  1. ↑ Georgieff, D. 2017. The essence of the Dionysian mysteries. DOI: 10.13140/RG.2.2.36183.06568
  2. ↑ The Oxford Classical Dictionary
  3. ↑ Kerenyi, hal. 177.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan