Kamis, 08 Oktober 2026
16:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Sijukkot

Sijukkot

Bagikan:
Sijukkot
(Lactuca indica)
250px-Lactuca_indica_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sijukkot (Lactuca indica)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Asterid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Subtribus:
Genus:
Lactuca

Spesies

Lihat teks

[[Kategori:Semua regnum plantae

|- style="vertical-align:top;" |klad:||tracheophyta

|- style="vertical-align:top;" |klad:||angiospermae |- style="vertical-align:top;" |klad:||eudikotil

|- style="vertical-align:top;" |klad:||asterid]]

Artikel takson sembarang

Sijukkot atau sawi belanda (bahasa Latin: Lactuca indica) adalah sebuah tanaman langka yang tumbuh di kawasan Danau Toba, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Tanaman ini dikenal juga dengan nama sawi Belanda, siomak atau selada wangi. Selain di Indonesia, Sijukkot juga tumbuh di negara lain di Asia, seperti Korea Selatan, Jepang dan juga di India.[1]

Habitat

Tanaman Sijukkot tumbuh di kawasan dataran tinggi yang mengelilingi Danau Toba. Tanaman ini dapat ditemukan di beberapa kabupaten di provinsi Sumatera Utara, seperti di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Pakpak Bharat. Sijukkot umumnya hanya dapat tumbuh diketinggian 800 - 2.000 mdpl.[2]

Ciri-ciri

Tanaman Sijukkot memiliki ciri khusus yakni:[2]

  1. Ketinggian dapat mencapai 2,5 meter.
  2. Batang tanaman berbentuk bulat, licin dan berwarna hijau keunguan.
  3. Daun menyirip bergerigi dan ukuran panjangnya bisa mencapai 35 cm dan lebar maksimal 10 cm.
  4. Daun berwarna hijau keunguan, dan permukaannya licin.
  5. Bunga berwarna kuning tua membentuk segitiga.
  6. Buah berbentuk lonjong, pipih dan berwarna hitam.

Manfaat

Tanaman Sijukkot menjadi salah satu tanaman yang sering dikonsumsi oleh Sisingamangaraja XII dalam menjaga kesehatan tubuhnya.[1]

Guru Besar Kimia Universitas Negeri Medan, Ida Duma Riris, dalam bukunya yang berjudul "Kandungan Senyawa Kimia dan Bioaktifitas Tanaman Sijukkot" menyebutkan bahwa Sijukkot memiliki senyawa kimia tinggi pada daun, batang, dan akarnya.[1]

Senyawa kimia yang disebutkan seperti kardenolin, polifenol, flavonoid, glikosida, kardeolin, polifenol, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dianggap dapat memperlancar pencernaan, menambah stamina dan nafsu makan, mengobati penyakit gondok, menurunkan kadar gula darah, dan mencegah risiko terkena kanker jika dikonsumsi secara rutin serta menjaga pola hidup yang sehat.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Sijukkot Penuh Manfaat". sohib.indonesiabaik.id. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  2. 1 2 "Sijukkot, Herbal Kaya Manfaat dari Tanah Toba". indonesia.go.id. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan