Rabu, 04 November 2026
06:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Sihir Eropa

Sihir Eropa

Bagikan:
250px-Baldung_hexen_ca1514.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga Penyihir karya Hans Baldung Grien, sekitar tahun 1514

Sihir Eropa dapat ditelusuri sejak zaman klasik, kala sihir dan agama saling berdampingan. Pada era pagan dari Romawi kuno, terdapat hukum melawan sihir sajaht. Setelah penyebaran agama Kristen, Gereja Katolik pada abad pertengahan mulai melirik sihir (maleficium) sebagai perpaduan sihir gelap dan kemurtadan yang melibatkan perjanjian dengan Iblis. Pada zaman modern awal, perburuan penyihir menjadi menyebar di Eropa, sebagian disebabkan oleh ketegangan aagama, kekhawatiran masyarakat dan kebangkitan ekonomi. Keyakinan Eropa akan sihir secara bertahap meredup saat dan setelah Abad Pencerahan.

Referensi

Kutipan karya

Bacaan tambahan

Pranala luar

Witchcraft di In Our Time di BBC. (listen now) Wicca, Witchcraft or Paganism? at Learnreligions.com Witchcraft and Wicca at the CUNY Academic Commons University of Edinburgh's Scottish witchcraft database Diarsipkan 2023-03-26 di Wayback Machine
Ikon rintisan

Artikel bertopik Eropa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan