Sabtu, 10 Oktober 2026
02:55 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Sholeh Iskandar

politisi Indonesia

Bagikan:

Kiai Haji Sholeh Iskandar (22 Juni 1922 – 22 April 1992)[1][2] adalah ulama Indonesia yang memimpin Yayasan Pesantren Pertanian Darul Falah.

Sholeh menamatkan pendidikannya di Isamawiyah Ittihadul Islamiyah di Sukabumi tahun 1932 dan Aliyah Ittihadul Islamiyah tahun 1941. Sebelum memimpin Pesantren Darul Falah, ia merupakan pengurus legiun veteran. Ia pernah menjadi Komandan Yon IV, Brigade Tirtayasa Divisi Siliwangi (1947-1950), Ketua Persatuan Bekas Anggota Tentara (1950-1954) dan Wakil Ketua MB Legiun Veteran RI (1958-1960). Ia keluar dari dinas ketentaraan pada tahun 1950 dengan pangkat terakhir sebagai Mayor.[3]

Sholeh mengetuai Pesantren Darul Falah mulai tahun 1961. Ia mendapatkan dukungan dari K.H. Abdul Gaffar Ismail, mubalig Pekalongan. Di pesantren tersebut, pelajaran agamanya hanya 30%, sisanya pelajaran pertanian, keterampilan, dan mata pelajaran umum lain.[3]

Selain mengurus Pesantren Darul Falah, Sholeh pernah menjadi Ketua Yayasan Pembina Universitas Ibnu Khaldun, Bogor, pada tahun 1970-1983. Ia menikah dengan Rohani dan dikaruniai delapan orang anak.[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan