Minggu, 25 Oktober 2026
08:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Shimon Sholom Kalish

Shimon Sholom Kalish

Bagikan:
Infobox orangShimon Sholom Kalish
250px-Shimon_Sholom_Kalish_of_Amshinov.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1882 Suntingan nilai di Wikidata
Kematian1954 Suntingan nilai di Wikidata (71/72 tahun)
Borough Park (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanOld Cemetery (Tiberias) (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaYudaisme Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
PekerjaanRabi Suntingan nilai di Wikidata

Shimon Sholom Kalish (1882–1954) adalah Rebbe Hasidik dari Amshinov–Otvotsk.


Ia adalah putra dari Rabbi Menachem Kalish (1860-1918), Rebbe Amshinov (dinasti Hasidik) ke-2 di Mszczonów (Yiddish: אמשינאוו Amshinov), Polandia, dan saudara dari Rabbi Yosef Kalish, Rebbe Amshinov (wafat 1935). Saat Rabbi Menachem wafat pada 1918, Rabbi Shimon Sholom menjadi rebbe di Otwock (Yiddish: אטוואצק Otvotsk). Ia merupakan pasukan penggerak utama di balik eksodus ribuan pemuda di Mir, Kletsk, Radin, Novhardok, dan yeshiva lainnya, melewati Rusia dan Jepang menuju Shanghai saat Perang Dunia II. Pada masa Shanghai berada di bawah kekuasaan Jepang, kota tersebut menampung 26.000 Yahudi (Ghetto Shanghai). Terdapat cerita saat Mir yeshiva berada di Shanghai dan mereka tak mengetahui waktu sabat sehingga mereka bertanya kepada Reb Kalish, dan ia menjawab bahwa mereka harus tetap menjaga tiga hari sabat dalam kasus ini״.

Saat Perang Dunia II pecah, Nazi mendorong Jepang untuk menyerahkan Yahudi Shanghai. Warren Kozak mendeskripsikan peristiwa saat gubernur militer Jepang dari kota tersebut dikirim ke para pemimpin komunitas Yahudi. Delegasi tersebut meliputi rabbi Amshinover Shimon Sholom Kalish. Gubernur Jepang tersebut menjadi penasaran: "Kenapa Jerman sangat membencimu?"

"Tanpa kepastian dan mengetahui nasib komunitasnya yang bergantung pada jawabannya, Reb Kalish berkata kepada penerjemah (dalam bahasa Yiddish): "Zugim weil mir senen orientalim — Jerman membenci kami karena kami adalah orang Timur." Gubernur tersebut, yang bermuka tegas sepanjang konfrontasi tersebut, malah menjadi tersenyum. Disamping aliansi militer, ia tak menuruti tuntutan Jerman dan Yahudi Shanghai tak pernah diserahkan." [1]

Setelah perang, Rabbi Shimon pindah ke Amerika Serikat. Setelah menjemput ajal pada 1954, putranya Rabbi Yerachmiel Yehuda Myer Kalish (1901-1976) membawa jenazah Rabbi Shimon ke Tiberias di Israel, dan dikebumikan disana.

Referensi

  1. ↑ The Rabbi of 84th Street: The Extraordinary Life of Haskel Besser by Warren Kozak (HarperCollins, 2004) ISBN0-06-051101-X p.177
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan