Kamis, 01 Oktober 2026
14:54 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Sakha (veda)

Kata dalam bahasa sansekerta

Bagikan:

Sakha atau Shakha (śākhā), secara harfiah berarti "cabang", berasal dari bahasa Sanskerta yang merujuk untuk resensi dari sastra Veda yang dianut oleh masing-masing kelompok ajaran atau sampradaya.

Shaunaka di dalam Caraṇa-vyūha memuat daftar sakha pada masing-masing Veda:

  • Rgveda memiliki 5 sakha, yaitu: Śākala, Bāṣkala, Ashvalayana, Shankhayana, Mandukayana,
  • Yajurveda memiliki 42 - 44, bahkan ada yang beranggapan 68,
  • Samaveda memiliki 12 sakha,
  • Atharvaveda memiliki 9 sakha.

Di antara sekian banyak sakha, hanya beberapa saja yang masih bertahan hingga kini. Di antaranya adalah Śākala-shakha, (sakha dari Rgveda yang masih lengkap), serta beberapa penggalan-pennggalan dari Bāṣkala-sakha. Resensi dari Yajurveda yang masih ada hingga kini hanya 5, diantaranya adalah Vajasaneyi Madhandina, Kanva; Taittiriya, Maitrayani, Caraka-Katha, Kapisthala-Katha. Sedangkan Samaveda memiliki Jaiminiya dan Kauthuma dan Atharvaveda memiliki Shaunakiya dan Paippalada, yang masih ada hingga kini.

Referensi

  • Michael Witzel, Tracing the Vedic dialects in Dialectes dans les litteratures Indo-Aryennes ed. Caillat, Paris, 1989, 97–265.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan