Rabu, 07 Oktober 2026
20:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Sesar Ciremai

Bagikan:
Sesar Ciremai
NegaraIndonesia
WilayahJawa Barat
KotaKuningan, Majalengka
Karakteristik
Panjang20–49km
Tektonika lempeng
StatusAktif
JenisStrike-Slip
Pergerakan0.1–0.5 mm/tahun
UmurHolosen

Sesar Ciremai atau Patahan Ciremai adalah sesar geser aktif yang membentang sekitar 20-49 km di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat. Sesar ini memiliki tipe pergerakan strike-slip atau patahan geser. Sesar ini berpotensi memicu gempa bumi dengan magnitudo maksimum mencapai 6,5 di sekitar Gunung Ciremai.[1] Patahan tersebut bertanggung jawab atas beberapa guncangan sedang, terutama gempa bumi bermagnitudo 4.1 Mw pada 25 Juli 2024.[2]

Geologi

Sesar Ciremai memiliki panjang perkiraan sekitar 20 hingga 49km, dan melintasi beberapa kecamatan di Majalengka seperti Kecamatan Maja, dan Argapura, serta kecamatan di Kuningan, seperti Kecamatan Cigugur, dan Kramatmulya.[3] Sesar ini merupakan bagian dari sistem sesar Baribis segmen Ciremai, dan merupakan struktur geologi muda yang aktif, sejak masa Holosen hingga saat ini.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Sesar Ciremai yang sebabkan gempa Kuningan merupakan sesar aktif". Antara News. 18 November 2020. Diakses tanggal 28 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Gempa M 4,1 Guncang Kuningan, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Ciremai, Terasa di Cirebon hingga Banjar". Kompas.tv. 25 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
  3. ↑ "Waspada Potensi Gempa di Kuningan, Ada Tiga Sesar yang Menjadi Ancaman". Pikiranrakyat. 30 September 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "BMKG Jelaskan Riwayat Gempa Sesar Ciremai yang Kembali Guncang Kuningan". Tempo.co. 26 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan