Sabtu, 24 Oktober 2026
02:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Sesar Ciremai

Bagikan:
Sesar Ciremai
NegaraIndonesia
WilayahJawa Barat
KotaKuningan, Majalengka
Karakteristik
Panjang20–49km
Tektonika lempeng
StatusAktif
JenisStrike-Slip
Pergerakan0.1–0.5 mm/tahun
UmurHolosen

Sesar Ciremai atau Patahan Ciremai adalah sesar geser aktif yang membentang sekitar 20-49 km di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat. Sesar ini memiliki tipe pergerakan strike-slip atau patahan geser. Sesar ini berpotensi memicu gempa bumi dengan magnitudo maksimum mencapai 6,5 di sekitar Gunung Ciremai.[1] Patahan tersebut bertanggung jawab atas beberapa guncangan sedang, terutama gempa bumi bermagnitudo 4.1 Mw pada 25 Juli 2024.[2]

Geologi

Sesar Ciremai memiliki panjang perkiraan sekitar 20 hingga 49km, dan melintasi beberapa kecamatan di Majalengka seperti Kecamatan Maja, dan Argapura, serta kecamatan di Kuningan, seperti Kecamatan Cigugur, dan Kramatmulya.[3] Sesar ini merupakan bagian dari sistem sesar Baribis segmen Ciremai, dan merupakan struktur geologi muda yang aktif, sejak masa Holosen hingga saat ini.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Sesar Ciremai yang sebabkan gempa Kuningan merupakan sesar aktif". Antara News. 18 November 2020. Diakses tanggal 28 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Gempa M 4,1 Guncang Kuningan, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Ciremai, Terasa di Cirebon hingga Banjar". Kompas.tv. 25 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
  3. ↑ "Waspada Potensi Gempa di Kuningan, Ada Tiga Sesar yang Menjadi Ancaman". Pikiranrakyat. 30 September 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "BMKG Jelaskan Riwayat Gempa Sesar Ciremai yang Kembali Guncang Kuningan". Tempo.co. 26 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan