Sabtu, 26 September 2026
14:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Infanteri

Infanteri

cabang dinas militer yang bertempur secara individu dan bergerak menggunakan kaki

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Infanteri" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
330px-Royal_Irish_Rifles_ration_party_Somme_July_1916.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Infanteri tentara Irlandia pada Perang Dunia I

Infanteri[1] atau pasukan jalan kaki[2] (bahasa Inggris:infantry) merupakan pasukan tempur darat utama yaitu pasukan pejalan kaki yang dilengkapi persenjataan ringan, dilatih dan disiapkan untuk melaksanakan pertempuran jarak dekat.

Infanteri berasal dari kata "infant" yang berarti kaki, biasanya untuk menggambarkan para tentara muda yang berjalan kaki di sekeliling para kesatria yang menunggang kuda atau kereta. Oleh karena itu seorang infanteri harus memiliki kemampuan berkelahi, menembak, dan bertempur dalam segala medan dan cuaca. Pasukan jalan kaki modern dapat diangkut ke daerah pertempuran dengan pesawat terbang, kapal/perahu, truk, kendaraan lapis baja, atau helikopter.

Sebagian infanteri kini merupakan bagian organik dari kesatuan lapis baja atau kesatuan mobil udara. Namun, apabila terlibat dalam pertempuran baik dalam keadaan menyerang maupun bertahan, mereka bertempur di luar kendaraan sebagai pasukan pejalan kaki.

Sasaran atau wilayah belum dapat dikatakan berhasil direbut sebelum diduduki dan dikuasai satuan infanteri. Lalu, muncul sebutan infanteri adalah "Queen of the Battle" (Ratu Pertempuran)

Etimologi

Secara etimologi, kata infanteri berasal dari bahasa Inggris infantry yang berasal dari bahasa Prancis Pertengahan infanterie yang juga berasal dari bahasa Italia Tua. Kata infanterie sendiri kemungkinan berasal dari bahasa Spanyol Infanteria dari kata infante. Kata infante memiliki akar bahasa Latin infans yang berarti anak - anak.[3]

Macam-Macam Infanteri

Berdasarkan pengetahuan sejarah kategori pertempuran "Infanteri", di dalam ilmu peperangan ada macam-macam infanteri sejak zaman sejarah, yaitu:

  • Infanteri Berat (Heavy Infantry) sekarang dikategorikan sebagai Infanteri Mekanis
  • Infanteri Sedang (Medium Infantry) kategori infanteri ini sudah tidak digunakan lagi sejak sudah terstandardisasikannya semua infanteri dengan senjata dan perlindungan canggih
  • Infanteri Ringan (Light Infantry)
  • Infanteri Baris (Line Infantry)

Infanteri di Indonesia

Artikel utama: Batalyon Infanteri
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_infanterie_te_Bandoeng_TMnr_10001953.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Infanteri KNIL di Bandung tahun 1926

Walaupun Indonesia adalah negara kepulauan, sebagian besar tentara Indonesia terdiri dari pasukan infanteri, hal ini terjadi karena pengadaan pasukan infanteri adalah hal yang paling mudah dan murah. Infanteri adalah korps yang terbesar dan menjadi tulang punggung di jajaran TNI-AD. TNI AD Memiliki tak kurang dari 38 Batalyon Infanteri atau sering juga disebut Yonif. Setiap tanggal 15 Desember dalam lingkungan TNI-AD diadakan peringatan Hari Juang Kartika TNI-AD atau dulu biasa disebut sebagai hari Infanteri TNI-AD. Selain Batalyon Infanteri yang berada di bawah komando TNI AD, masih terdapat 11 Batalyon Infanteri Marinir yang berada di bawah komando Korps Marinir TNI AL.

Referensi

  1. ↑ "Infanteri". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. ↑ "blog news: Struktur Pasukan Kesultanan Turki Utsmani/ Ottoman". Diakses tanggal 03 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  3. ↑ "infantry" (dalam bahasa Inggris). 2026-02-24. Diakses tanggal 2026-09-18.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan