Rabu, 21 Oktober 2026
20:34 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Tyto javanica

Tyto javanica

Bagikan:
Tyto javanica Suntingan nilai di Wikidata
250px-Pacific_Barn_owl_by_wattol_-_Christopher_Watson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Rekaman
Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoStrigiformes
FamiliTytonidae
GenusTyto
SpesiesTyto javanica Suntingan nilai di Wikidata
Gmelin, 1788
Tata nama
ProtonimStrix javanica Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Burung hantu lumbung timur atau serak jawa (Tyto javanica) adalah burung hantu yang biasanya dianggap sebagai kelompok subspesies dan, bersama dengan kelompok burung hantu lumbung Amerika, kelompok burung hantu lumbuh barat, serta kadang burung hantu bertopeng Andaman, membentuk genus Tyto. Burung hantu lumbung kosmopolitan diakui oleh sebagian besar otoritas taksonomi. Beberapa pihak (termasuk IUCN) memisahkannya menjadi spesies-spesies berbeda, seperti yang digunakan di sini. Burung hantu lumbung timur berasal dari Asia Tenggara, Selandia Baru, dan Australasia.

Sebaran

Burung hantu lumbung timur terdapat di anak benua India, Asia Tenggara, Australia, dan banyak pulau di Pasifik.[1] Secara umum spesies ini dianggap menetap, dan banyak individunya, setelah menempati suatu lokasi, tetap tinggal di sana bahkan ketika daerah mencari makan yang lebih baik di dekatnya menjadi kosong.

Di Australia terdapat sedikit migrasi ketika burung-burung ini bergerak ke pesisir utara pada musim kering dan ke selatan pada musim basah, serta pergerakan nomaden yang berkaitan dengan ledakan populasi rodensia. Kadang-kadang beberapa individu muncul di Pulau Norfolk, Pulau Lord Howe atau Selandia Baru, menunjukkan bahwa menyeberangi lautan bukanlah hal yang mustahil bagi mereka.[2] Pada 2008, burung hantu lumbung timur pertama kali tercatat berkembang biak di Selandia Baru.[3]

Status

Di beberapa daerah, kekurangan lokasi bersarang yang sesuai dapat menjadi faktor yang membatasi jumlah burung hantu lumbung. Penyediaan kotak sarang di bawah atap bangunan dan di lokasi lain sangat berhasil meningkatkan populasi setempat. Di Malaysia, kawasan hutan hujan dalam jumlah besar ditebang untuk memberi ruang bagi perkebunan kelapa sawit, dan karena sedikitnya lubang pohon untuk berkembang biak, populasi burung hantu lumbung — yang mampu mengendalikan hama rodensia — menurun. Penyediaan dua ratus kotak sarang dalam sebuah uji coba menunjukkan tingkat okupansi hampir seratus persen, dan ketika program diperluas, perkebunan tersebut mendukung salah satu populasi burung hantu lumbung terpadat di dunia. Hal serupa terjadi di daerah penghasil padi di Malaysia; penyediaan kotak sarang telah meningkatkan jumlah burung hantu lumbung di wilayah tempat rodensia menyebabkan banyak kerusakan pada tanaman. Namun, meskipun jumlah burung hantu lumbung meningkat pada kedua kasus ini, belum jelas seberapa efektif pengendalian tikus tersebut dibandingkan dengan metode penjebakan dan pemberian umpan yang sebelumnya digunakan.[4]

Referensi

  1. ↑ Shawyer (1994) p. 10
  2. ↑ Bruce (1999) pp. 34–75
  3. ↑ Hyde, N. H. S.; Matthews, K.; Thompson, M.; Gale, R. (2009). "First record of barn owls (Tyto alba) breeding in the wild in New Zealand". Notornis. 56 (4): 169–175.
  4. ↑ Wood, B. J.; Fee, Chung Gait (2003). "A critical review of the development of rat control in Malaysian agriculture since the 1960s". Crop Protection. 22 (3): 445–461. Bibcode:2003CrPro..22..445W. doi:10.1016/S0261-2194(02)00207-7.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan