Selasa, 06 Oktober 2026
18:54 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Septimius Antiokhus

Bagikan:

Septimius Antiochus (wafat setelah 273) adalah seorang perampas tahta Romawi di Siria pada abad ke-3. Pada 272 Masehi, Kaisar Aurelianus mengalahkan Kerajaan Tadmur. Rajanya Vaballathus dan ibunya Zenobia ditangkap Romawi. Pada 273 M, pemberontakan lain melawan kekuasaan Romawi terjadi di Tadmur. Para pemberontak mula-mula memilih gubernur Aurelianus Marcellinus untuk menjadi kaisar, tetapi ia dipalingkan dari tawaran tersebut karena ia mengirim surat kepada Aurelianus yang memperingkatkan pemberontakan tersebut.[1] Kemudian, para pemberontak ingin memutuskan untuk mengangkatSeptimius Antiochus, putra angkat Zenobia. Meraih syrat Marcellinus, Kaisar bertindak cepat, dan pada musim semi 273, kota tersebut ditempatkan di bawah kekuasaan Romawi. Aurelianus dengan cepat menghukum kota tersebut, tetapi Antiochus terhindar dari gugatan.[2]

Sumber

Catatan

  1. ↑ Watson, Alaric, Aurelian and the Third Century, pg. 80
  2. ↑ Southern, Pat, Empress Zenobia: Palmyra's Rebel Queen, pg. 152
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan