| Sentinel-5P Sentinel-5 Precursor | |
|---|---|
| Satelit pengamatan komposisi atmosfer dalam program Copernicus | |
Model fisik satelit Sentinel-5P.[1] | |
| Identitas dan penyelenggaraan | |
| Nama lengkap | Sentinel-5 Precursor (S5P)[2] |
| Program | Program Copernicus[2] |
| Pengembang | Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Netherlands Space Office[3] |
| Pengelola misi | ESA[3] |
| Penerbangan dan instrumen | |
| Peluncuran | 13 Oktober 2017[3] |
| Roket dan lokasi | Rokot; Kosmodrom Plesetsk, Rusia[3] |
| Orbit | Polar sinkron Matahari; sekitar 824 km[3] |
| Instrumen | TROPOMI (TROPOspheric Monitoring Instrument)[3] |
| Lebar sapuan | Sekitar 2.600 km[3] |
| Cakupan | Hampir seluruh Bumi setiap hari; lintasan sekitar pukul 13.30 waktu Matahari setempat[3] |
| Situs misi ESA · Data Copernicus | |
Sentinel-5P (singkatan dari Sentinel-5 Precursor) adalah satelit pengamatan Bumi dalam Program Copernicus milik Uni Eropa yang mengamati komposisi atmosfer. Satelit ini membawa satu instrumen utama, yaitu TROPOMI, untuk mengukur sifat cahaya Matahari yang dipantulkan dan dihamburkan oleh Bumi serta atmosfer. Dari pengukuran tersebut dihasilkan peta berbagai gas jejak, ozon, aerosol dan awan. Diluncurkan pada 13 Oktober 2017, Sentinel-5P merupakan misi Copernicus pertama yang dikhususkan untuk pemantauan atmosfer.[2][4]
Kata Precursor ('pendahulu') menunjukkan peran misi ini dalam menjaga kesinambungan pengamatan komposisi atmosfer setelah misi terdahulu seperti Envisat dan sebelum misi Sentinel-5. Sentinel-5P adalah satelit tersendiri, sedangkan instrumen Sentinel-5 pertama diluncurkan bersama satelit MetOp-SG A1 pada Agustus 2025. Pengamatan Sentinel-5P digunakan dalam penelitian atmosfer dan layanan prakiraan, termasuk Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS).[2][5][6]
Latar belakang dan peluncuran
Sentinel-5P dikembangkan bersama oleh ESA dan Netherlands Space Office. Misinya dirancang untuk menghasilkan pengamatan global harian atas unsur atmosfer yang berkaitan dengan kualitas udara, lapisan ozon dan iklim. Rancangan ilmiah TROPOMI menggabungkan jangkauan pengamatan yang luas dengan ukuran piksel yang lebih kecil daripada banyak instrumen pendahulunya, sehingga pola pencemaran di sekitar kawasan perkotaan dapat diamati dengan lebih rinci.[3][7]
Satelit diluncurkan dengan roket Rokot dari Plesetsk, Rusia, pada 13 Oktober 2017. Setelah periode pemeriksaan dan evaluasi instrumen, ESA mengumumkan pelepasan data publik pertamanya pada 11 Juli 2018; peta awal tersebut meliputi karbon monoksida, nitrogen dioksida dan ozon. Umur rancangan minimum satelit adalah tujuh tahun, tetapi angka itu merupakan persyaratan rancangan, bukan tanggal penghentian misi.[3][8]
Satelit dan cara pengukuran
Sentinel-5P berada di orbit polar sinkron Matahari pada ketinggian sekitar 824 km. TROPOMI menyapu jalur selebar kira-kira 2.600 km; gabungan lintasan satelit itu memberi cakupan global harian. Waktu lintasan sekitar pukul 13.30 menurut waktu Matahari setempat membantu perbandingan pengamatan dari hari ke hari, tetapi satu lintasan harian tidak menggambarkan perubahan kadar pencemar sepanjang waktu di suatu tempat.[3][7]
TROPOMI adalah spektrometer pencitraan yang merekam cahaya pada wilayah ultraungu, tampak, inframerah dekat dan inframerah gelombang pendek. Setiap gas meninggalkan pola serapan yang berbeda dalam spektrum. Algoritme pengolahan menggunakan pola tersebut, beserta informasi tentang awan, permukaan dan keadaan atmosfer, untuk menaksir banyaknya zat pada jalur pengamatan. Dengan demikian, angka pada peta adalah hasil pengambilan kembali (retrieval) dari pengukuran spektral, bukan sampel udara yang diambil langsung di permukaan.[4][7]
Pada awal misi, ukuran piksel nominal di dekat titik nadir untuk sejumlah pita pengamatan adalah sekitar 7 × 3,5 km. Perubahan operasi sejak 6 Agustus 2019 memperkecil ukuran sepanjang lintasan menjadi sekitar 5,5 km sehingga piksel nominal untuk pita tersebut menjadi sekitar 5,5 × 3,5 km. Ukuran piksel dapat berbeda menurut pita spektral dan posisi di dalam sapuan; angka tersebut tidak berarti satelit dapat menentukan satu cerobong atau ruas jalan sebagai sumber emisi tanpa analisis tambahan.[9][10]
Produk data
Data TROPOMI disalurkan dalam beberapa tingkat pengolahan. Level-1B berisi radiansi dan iradiansi yang telah dikalibrasi serta diberi lokasi geografis. Level-2 berisi besaran geofisika atmosfer yang diturunkan darinya, seperti jumlah molekul gas dalam kolom udara, profil ozon atau sifat awan dan aerosol. Portal Copernicus Data Space Ecosystem menyediakan berbagai produk Sentinel-5P untuk diakses pengguna.[11][2]
| Produk | Besaran yang dipetakan | Contoh penggunaan |
|---|---|---|
| Nitrogen dioksida (NO2) | Kolom total serta kolom troposfer | Kajian sebaran polusi dan masukan untuk model atmosfer |
| Ozon (O3) | Kolom total, kolom troposfer atau profil vertikal menurut jenis produk | Pemantauan lapisan ozon dan kimia atmosfer |
| Sulfur dioksida (SO2) | Jumlah dalam kolom atmosfer | Pemantauan sebaran gas dari letusan gunung api |
| Karbon monoksida (CO), metana (CH4) dan formaldehida (HCHO) | Besaran kolom gas sesuai produk | Kajian pembakaran, emisi metana dan proses kimia atmosfer |
| Awan dan aerosol | Tutupan atau sifat awan serta indeks atau ketinggian lapisan aerosol | Penafsiran pengamatan gas dan kajian partikel di atmosfer |
Produk tersedia dengan waktu penyediaan yang berbeda. Produk near-real-time (NRTI) dibuat untuk kebutuhan pemantauan dan prakiraan dalam hitungan jam setelah pengamatan, sedangkan produk offline (OFFL) memakai waktu pengolahan lebih panjang. Ada pula data yang diproses ulang (RPRO) setelah algoritme atau kalibrasi diperbarui. Oleh karena itu, tanggal pengamatan, versi pengolah dan jenis produk perlu diperiksa saat membandingkan dua peta.[11][13]
Pemanfaatan
Kualitas udara dan prakiraan atmosfer
Peta kolom troposfer NO2 dapat memperlihatkan pola sebaran polusi pada skala kota hingga wilayah luas. CAMS mulai mengasimilasikan pengamatan NO2 dari Sentinel-5P/TROPOMI secara operasional ke dalam sistem prakiraan globalnya pada Oktober 2021. Asimilasi berarti hasil pengamatan dipadukan dengan model untuk memperbaiki keadaan awal prakiraan; model tetap diperlukan untuk menghitung pergerakan dan perubahan kimia zat di atmosfer.[6]

Emisi gas dan peristiwa alam
Pengamatan metana dapat membantu menemukan peningkatan besar kadar gas di atas wilayah tertentu. Penelitian yang dipublikasikan dalam Science pada 2022, misalnya, memakai citra TROPOMI untuk mengidentifikasi dan memperkirakan emisi dari pelepasan metana yang sangat besar pada sektor minyak dan gas. Perkiraan laju emisi seperti itu memerlukan analisis tambahan, termasuk keadaan angin; nilai kolom metana yang tinggi saja belum menunjukkan besarnya emisi suatu fasilitas.[15]
Data SO2 juga dipakai untuk mengikuti sebaran gas akibat aktivitas vulkanik. Sebagai contoh, ESA menerbitkan pengamatan Sentinel-5P atas emisi SO2 dari letusan Gunung Etna pada 2 Juni 2025. Pemantauan semacam itu menyediakan gambaran regional tentang arah dan luas sebaran gas, yang dapat melengkapi pengamatan gunung api dan informasi penerbangan.[16]

Ozon dan iklim
Produk ozon Sentinel-5P membantu kajian lapisan ozon dan ozon di troposfer, dua bagian atmosfer yang mempunyai peran berbeda. Satelit ini juga mengamati metana serta sifat awan dan aerosol yang berkaitan dengan proses iklim. TROPOMI tidak mengukur karbon dioksida (CO2) sebagai produk gasnya; pengguna tidak boleh menyamakan peta metana Sentinel-5P dengan peta emisi seluruh gas rumah kaca.[18][2]
Batasan dan penafsiran data
Sebagian besar peta gas TROPOMI menampilkan jumlah zat dalam kolom udara, bukan konsentrasi pada ketinggian hidung manusia. Misalnya, produk NO2 troposfer menunjukkan jumlah NO2 dari permukaan hingga batas atas troposfer. Hubungan antara nilai kolom dan konsentrasi di permukaan dipengaruhi oleh sebaran vertikal gas, cuaca, serta sumber dan perpindahan polusi. Karena itu, penilaian paparan penduduk memerlukan data tambahan seperti pengukuran stasiun darat dan model atmosfer.[19][20]
Awan, salju atau es, sifat pantulan permukaan dan keterbatasan algoritme dapat mengurangi jumlah piksel yang layak dipakai atau memengaruhi ketelitian hasil. Berkas produk menyertakan indikator kualitas, misalnya qa_value pada NO2. Pedoman produk NO2 menganjurkan penyaringan piksel dengan qa_value di atas 0,75 untuk banyak penggunaan; ambang yang sesuai dapat berbeda menurut produk dan tujuan analisis. Peta tanpa penjelasan tentang penyaringan kualitas, periode pengamatan, serta satuan pengukuran mudah disalahartikan.[19][13]
Sentinel-5P juga berbeda dari Indeks Kualitas Udara Eropa. Indeks yang diterbitkan Badan Lingkungan Eropa menampilkan keadaan kualitas udara berdasarkan data stasiun pemantauan dan prakiraan untuk polutan tertentu pada skala waktu yang berbeda. Nilai kolom satelit tidak dapat langsung diubah menjadi kategori indeks tanpa metode yang menghubungkan pengamatan satelit dengan konsentrasi di permukaan.[21][19]
Lihat pula
Referensi
- ↑ "File:Sentinel 5P model.jpg". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Sentinel-5P". Copernicus Data Space Ecosystem. Komisi Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Sentinel-5P: Facts and figures". Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 "Sentinel-5P: Tropomi". Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "First MetOp-SG satellite and Sentinel-5A launched". Badan Antariksa Eropa. 2025-08-13. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 "Successful upgrade of CAMS global forecasting system introduces the operational use of Sentinel-5p NO2 observations". Copernicus Atmosphere Monitoring Service. 2021-10-13. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 3 Veefkind, J. P.; Aben, I.; McMullan, K.; dkk. (2012). "TROPOMI on the ESA Sentinel-5 Precursor: A GMES mission for global observations of the atmospheric composition for climate, air quality and ozone layer applications". Remote Sensing of Environment. 120: 70–83. doi:10.1016/j.rse.2011.09.027. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Copernicus Sentinel-5P releases first data". Badan Antariksa Eropa. 2018-07-11. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Copernicus Sentinel-5 Precursor operations change: improved spatial resolution". Sentinel Online. Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Sentinel-5 Precursor Level 2 Aerosol Layer Height". Sentinel Online. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 "Sentinel-5P: Data products". Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "S5P Products". SentiWiki. Program Copernicus. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 "Nitrogen Dioxide (L2__NO2___)". TROPOMI: Observing Our Future. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "File:Nitrogen dioxide over the Netherlands (TROPOMI, 2017-12-01).png". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ Lauvaux, Thomas; Giron, Clément; Mazzolini, Matthieu; dkk. (2022). "Global assessment of oil and gas methane ultra-emitters". Science. doi:10.1126/science.abj4351. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Mount Etna eruption sulphur dioxide". Badan Antariksa Eropa. 2025-06-03. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "File:Mount Etna eruption sulphur dioxide ESA509576.jpg". Wikimedia Commons. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Sentinel-5P: Climate". Badan Antariksa Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
- 1 2 3 "S5P MPC Product Readme Nitrogen Dioxide" (PDF). Sentinel Online. Badan Antariksa Eropa. 2023-03-16. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "Quantification of nitrogen oxides emissions from build-up of pollution over Paris with TROPOMI". Scientific Reports. 2019. Diakses tanggal 2026-09-29.
- ↑ "European Air Quality Index". Badan Lingkungan Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
Pranala luar
- Halaman misi Sentinel-5P di ESA
- Koleksi data Sentinel-5P di Copernicus Data Space Ecosystem
- Dokumentasi produk TROPOMI