Rabu, 04 November 2026
20:37 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Sentimen anti-Vietnam

Bagikan:

Sentimen anti-Vietnam (bahasa Vietnam:Chủ nghĩa bài Việt Nam) melibatkan rasa benci atau tak suka yang ditujukan kepada orang Vietnam, atau negara Vietnam.

Latar belakang

Sentimen anti-Vietnam, juga dikenal sebagai Vietnamofobia dan Anti-Vietnamisme, memiliki akaran sejarah yang kuat dan mendalam selama lebih dari ribuan tahun sejak pendirian Đại Việt. Terdapat beberapa jenis kebencian anti-Vietnam:

  • Penindasan terorganisasir terhadap orang Vietnam sebagai negara atau suku bangsa, sering kali berdasarkan bahwa keyakinan bahwa kepentingan Vietnam adalah ancaman aspirasi nasional negara itu sendiri;
  • sentimen rasis anti-Vietnam, sebuah ragam dari xenofobia;
  • sentimen budaya anti-Vietnam: prasangka terhadap orang Vietnam dan orang pemakai bahasa Vietnam, adat, bahasa dan pendidikan mereka; dan
  • Stereotipe terhadap Vietnam dan orang Vietnam dalam media dan budaya populer.

Tindakan anti-Vietnam telah lama dilakukan oleh berbagai negara terhadap keberadaan Vitnam sebagai negara dan kekhawatiran terhadap pengambilalihan orang Vietnam, baik dalam bentuk langsung maupun tak langsung. Dinasti-dinasti Kekaisaran Tiongkok melakukan tindakan penindasan anti-Vietnam dengan melakukan penahanan, hukuman gandung dan bahkan pembantaian dalam jumlah besar, terutama di bawah kekuasaan dinasti Ming di mana metode pembantaian terorganisir Tiongkok dari membakar sampai memenggal tanpa ampun;[1] atau bencana kelaparan 1945 di mana Kekaisaran Jepang diyakini berniat melakukan tindakan brutal terhadap pemberontakan Vietnam melawan kekuasaan Jepang.[2] Negara-negara yang lebih kecil seperti Kamboja juga melakukan pembantaian terhadap orang Vietnam, terutama di bawah kekuasaan Lon Nol dan Khmer Merah, dengan alasan bahwa Vietnam ingin mengambil alih Kamboja dan menjadikannya provinsi.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Lovell, Julia (19 September 2014). "Beauty and bloodbaths in the Ming dynasty". Diakses tanggal 2 Maret 2019 – via www.theguardian.com.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "The great Vietnam famine". endofempire.asia. 17 Agustus 2015. Diakses tanggal 2 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Lon Nol - Sciences Po Mass Violence and Resistance - Research Network". www.sciencespo.fr. 4 Februari 2016. Diakses tanggal 2 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Pringle, James (7 Januari 2004). "MEANWHILE : When the Khmer Rouge came to kill in Vietnam". Diakses tanggal 2 Maret 2019 – via NYTimes.com.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan